Panen Raya Jagung, Petani Berharap Harga Tidak Turun Banyak
Ekonomi

Panen Raya Jagung, Petani Berharap Harga Tidak Turun Banyak

Playen,(gunungkidul.sorot.co)--Minggu pertama Bulan Februari ini disambut gembira oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Maju Desa Bleberan, Kecamatan Playen. Pasalnya pada bulan ini mereka melakukan panen jagung besar-besaran atau panen raya.

Diutarakan Ketua Gapoktan Sido Maju, Sumari bahwa varietas jagung yang ditanam petani setempat merupakan jenis Bisi-2 bantuan dari pemerintah. Pemerintah memberikan bantuan benih jagung sebanyak 450 kilogram yang dibagi kepada 62 petani di desa setempat.

Desa Bleberan sendiri memiliki luasan lahan yang ditanami jagung mencapai 748 hektar, dimana 300 hektar diantaranya telah siap dipanen.

Produktivitas setiap 1 hektar mencapai 13,48 ton untuk jagung bersama kelobotnya dan 9,6 ton untuk jagung pipilan kering,” kata Sumari usai acara panen raya, Sabtu (09/02/2019).

"Alhamdulillah sekarang harga masih Rp 4.500 perkilonya. Mudah-mudahan nanti tidak turun banyak," pinta dia.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengklaim bahwa seluas 51.000 hektar tanaman jagung di Gunungkidul produktivitasnya bagus.

Dalam acara panen raya Gapoktan Sido Maju di Padukuhan Sawahan I, Desa Bleberan ini turut hadir sejumlah pejabat yakin Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Sumardjo Gatot Irianto, Bupati Gunungkidul, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, dan Dandim 0730 Gunungkidul.