Hindari Pergaulan Bebas Ala Komunitas Pecinta Skateboard
Komunitas

Hindari Pergaulan Bebas Ala Komunitas Pecinta Skateboard

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Malam minggu biasa diidentikkan dengan malamnya anak-anak muda. Namun stigma sebagian masyarakat kepada anak-anak muda yang keluar pada malam minggu justru kerap negatif. Hal ini tidak lepas dari beberapa aktivitas mereka yang banyak dinilai mendekati pergaulan bebas.

Untuk menampik semua stigma tersebut, anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas Pemda Skate punya cara sendiri. Salah satu anggota komunitas Pemda Skate asal Kernen, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Hero Novyanto (24) mengungkapkan, hampir setiap malam Minggu mereka selalu berkumpul untuk bermain skateboard di Skate Park komplek Alun-alun Wonosari.

Ya daripada pacaran, atau nongkrong-nongkrong ndak jelas, mending main skate. Ya hitung-hitung mengalihkan ke hal-hal yang positif lah,” ujar Hero usai latihan skateboard, Sabtu (09/02/2019) malam.

Hero yang sudah sejak tahun 2010 bermain skateboard menuturkan bahwa saat ini mereka biasa berkumpul untuk bermain skateboard setiap akhir pekan. Dalam sehari, mereka biasa bermain dari pukul 16.00 WIB sampai 20.00 WIB. 

"Kalau sekarang kita kebanyakan cuma hobi sih, sekalian silaturahmi juga sama temen-temen," tambah Hero.

Ia dan beberapa temannya yang saat itu tengah berlatih juga mengeluhkan beberapa fasilitas skate park yang rusak. Seperti arena bermain yang retak-retak sampai beberapa lampu penerangan yang mati.

"Sudah pernah diperbaiki, kita tambal-tambal (arena yang retak) pakai dana sendiri, sebenarnya itu kan belum sesuai standar, karena harusnya pakai baja, kalau ini cuman cor. Sama penerangannya ini, remang-remang, ada lampu yang mati juga. Kan bahaya sebenarnya buat main kalau kondisinya remang-remang begini," ujar Hero.

Selain itu belum adanya fasilitas toilet umum juga kerap mengganggu aktivitas mereka. Kendala lain, ketika sore hari banyak anak-anak kecil yang memakai arena skateboard tersebut sebagai tempat bermain.

"Banyak itu kalau sore anak-anak pada prosotan di sini, kan bahaya juga sebenarnya," lanjut Hero.

Ia dan teman-temannya berharap pemerintah lebih memperhatikan fasilitas skate park. Hal itu mengingat adanya komunitas yang cukup aktif serta besarnya potensi atlet skateboard di Gunungkidul, yang sangat sayang bila tidak dikembangkan.(Hermawan)