Upah Minimum Kabupaten Gunungkidul Paling Rendah se-DIY
Ekonomi

Upah Minimum Kabupaten Gunungkidul Paling Rendah se-DIY

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sudah disepakati besarannya. Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gunungkidul yang telah ditetapkan, ternyata paling rendah dibandingkan empat kota/kabupaten lain di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepala Bidang Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul, Ahmad Ahsan Jihadan, mengatakan untuk UMK Gunungkidul memang paling rendah. Sedangkan yang tertinggi UMK di Kota Yogyakarta.

"Untuk UMK Gunungkidul disepakati sebesar Rp 1.705.000. Sedang yang paling tinggi Kota Yogyakarta Rp 2.004.000," ucap Ahsan, Rabu (27/11/2019).

Sementara Kepala Seksi Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Gunungkidul, Joko Edy Wardoyo, menuturkan untuk besaran UMP maupun UMK di DIY telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. 

"Besaran UMP dan UMK untuk tahun 2020 adalah mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015," tuturnya.

Dia menjelaskan, untuk formula perhitungan UMP dan UMK ini menggunakan angka, data-data dan inflasi, termasuk mengacu pada aturan.

"Untuk Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dapat terpenuhi karena sudah diperhitungkan dan ada angka total kenaikan sebesar 8,51 %," ucapnya.

Sedangkan untuk UMK kota/kabupaten lain di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta secara rinci sebagai berikut, Kota Yogyakarta sebesar Rp 2.004.000, Kabupaten Sleman Rp 1.846.000, Kabupaten Bantul Rp 1.790.500, Kabupaten Kulon Progo Rp 1.750.500, dan Kabupaten Gunungkidul Rp 1.705.000. (tri)