Calon Kades Protes Hasil Pilkades, Sebut Ada Indikasi Manipulasi Perhitungan
Peristiwa

Calon Kades Protes Hasil Pilkades, Sebut Ada Indikasi Manipulasi Perhitungan

Nglipar,(gunungkidul.sorot.co)--Calon Kepala Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Krismadi Joko Purnomo (48) mengajukan protes terhadap hasil perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2, desa setempat. Protes diajukan lantaran ia mensinyalir adanya manipulasi perhitungan suara.

Pilkades Kedungkeris yang berlangsung pada Sabtu (23/11/2019) lalu menempatkan Rusdi Martono sebagai pemenang dengan jumlah 1.254 suara. Sedangkan Krismadi Joko Purnomo di posisi kedua dengan 1.098 suara disusul Sumpono 639 suara.

Krismadi Joko Purnomo atau yang akrab disapa Joko menyebut, di TPS 03 dan 04 dirinya mampu memperoleh 70 persen suara. Di TPS 01, ia kalah namun selisih jumlah hanya 30 suara. Sedangkan di TPS 02 ia kalah total karena hanya meraup 7 persen dari total 904 DPT.

Menurut Joko, proses perhitungan suara di TPS 02 agak ganjil karena berlangsung cukup cepat. Karena proses yang cepat itulah membuat perwakilan saksi dari kubunya tidak bisa mengikuti perhitungan dengan cermat.

Ia pun mengaku ragu dengan hasil perhitungan yang ada. Atas dasar itulah, ia kemudian mengajukan protes dengan melayangkan surat keberatan atas hasil Pilkades Kedungkeris.

Intinya bahwa saya meminta untuk perhitungan di TPS 02 di Kwarasan Kulon, menurut saya ada indikasi manipulasi perhitungan,” ucap Joko saat dikonfirmasi, Kamis (28/11/2019) kemarin.


Joko menyebut, protes juga diajukan lantaran timnya tidak mendapat surat undangan atau tidak diundang untuk menghadiri rekapitulasi suara di tingkat desa. Ia juga belum menerima berita acara ataupun pemberitahuan dari panitia tentang keputusan dari proses pemilihan kepala desa Kedungkeris. 

Kalau saya minta dibuka, karena saya mensyinyalir manipulasi proses perhitungan suara,” ungkapnya.