Ratusan Pembalap Jajal Sirkuit di Kejurnas Powertrack Wonosari
Olahraga

Ratusan Pembalap Jajal Sirkuit di Kejurnas Powertrack Wonosari

Wonsoari,(gunungkidul.sorot.co)--Grand Final Kejurnas Powertrack 2019 dilaksanakan di Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, dua hari berturut-turut pada tanggal 30 November 2019 hingga 01 Desember 2019. Acara tersebut sudah disiapkan secara matang selama tiga minggu oleh panitia lokal, Handayani Speed Production.

Sebelumnya, Kejurnas Powertrack dilaksanakan 3 seri di Jawa Barat, kemudian putaran keempat dilaksanakan di Tambakrejo, Yogyakarta dan putaran kelima ini sebagai grand final dilaksanakan di Gunungkidul.

Pemilihan sirkuit di Kabupaten Gunungkidul tidak terlepas dari keinginan para pembalap. Pada seri kelima atau grand final ini pembalap berkeinginan untuk dapat dilaksanakan di tempat yang terdapat obyek wisatanya. Event ini awalnya direncanakan akan diselenggarkan di Jawa Timur.

Edi, salah satu anggota Handayani Speed Production mengutarakan selain sebagai wadah ajang bergengsi, mereka ingin event ini bisa mengembangkan seluruh potensi di Gunungkidul.

Dampak yang dihasilkan dari event ini pun juga sangat besar. Menurut dia, dua minggu lalu seluruh hotel dan penginapan yang ada di Gunungkidul sudah terbooking penuh. Bahkan, ada beberapa pembalap yang tidak mendapatkan tempat menginap dan terpaksa menginap di dalam tenda.

Pada momentum Powertrack kali ini dilaksanakan dua kelas yakni kelas Kerjunas dan non Kerjurnas. Kelas Kejurnas diikuti sekitar 90 pembalap dan non kejurnas sekitar 70 pembalap dari usia 5 tahun - 45 tahun.

Di Kabupaten Gunungkidul sendiri, pertama kalinya dilaksanakan event besar motocross bergengsi nasional. Penonton yang datang tidak hanya berasal dari Gunungkidul, namun juga Surabaya, Bondowoso, Kediri, bahkan dari luar Jawa.

Untuk kedepannya, sirkuit yang sudah dibuat di Desa Baleharjo tersebut tidak akan diratakan, dengan harapan pemerintah mau mengembangkannya sehingga bisa sebagai fasilitas yang mampu meningkatkan penghasilan daerah. (nur)