Kopdar Pecinta Kucing Gunungkidul, Tak Rela Ada Anabul Kelaparan
Komunitas

Kopdar Pecinta Kucing Gunungkidul, Tak Rela Ada Anabul Kelaparan

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Puluhan anggota Komunitas Pecinta Kucing Gunung Kidul (KPGK) mengadakan kopi darat ataum pertemuan rutin guna mempererat tali silaturahmi, Minggu (01/12/2019) sore.

Di Taman Kota Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, mereka saling bercengkrama sambil diskusi soal kucing peliharaan mereka. Suasana menjadi semakin asyik saat sebagian dari mereka tampak membawa anak bulu (anabul) lucu kesayangan.

Tak hanya bicara soal asyiknya memelihara kucing, mereka juga berembug tentang penyakit yang rentan menyerang kucing saat musim hujan kedepan. Bahkan sebagian dari mereka membahas jamur, penyakit kulit serta proses bunting hingga melahirkan anakan.

Kendati baru beberapa kali digelar, Kopdar itu mampu menelurkan ide-ide positif, salah satunya untuk upaya penyelamatan kucing yang hidup liar di lingkungan masyarakat.

Kita akan mengadakan Kopdar di Minggu pertama di setiap bulannya. Semoga besok lebih banyak lagi yang ikut,” kata Mak Yanti, salah satu pengurus komunitas KPGK.

Tak hanya itu, anggota yang hadir diminta kesadarannya untuk memberikan sedikit rezeki untuk kas. Uang ka situ rencacanya bakal dipakai untuk kegiatan sosial berupa pemberian makanan kucing yang hidup liar dan kelaparan seperti di komplek pasar dan lain sebagainya. 

Masih banyak lagi tujuan uang kas itu yang akan dialokasikan untuk kebutuhan anabul. Semoga dari kita menyisihkan sedikit rezeki perbulan bisa bermanfaat,” ucap Mak Yanti.

Sementara itu Mariyati, breeder pemula di Omah Krokot Wonosari mengaku senang bisa ikut bergabung dengan KPGK. Selain bisa menyalurkan hobi dan silaturahmi, di kegiatan Kopdar juga bisa sharing informasi terkini soal kucing.

Intinya kita tidak ingin ada anabul kelaparan. Makanya kalau bisa kita sisihkan sedikit uang. Saya sangat setuju rencana itu,” imbuh breeder kucing jenis Bengal mix Persia itu.