Asap Mengepul Sempat Dikira Kebakaran, Ternyata Lagi Ada Tradisi Bersih Belik
Sosial

Asap Mengepul Sempat Dikira Kebakaran, Ternyata Lagi Ada Tradisi Bersih Belik

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Asap mengepul tebal tepat di bawah pohon beringin di perempatan lampu merah Sumbermulyo, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari. Terlihat pula puluhan warga berkerumun di sekitar pohon besar. Kejadian itu pun menarik perhatian banyak pasang mata pengendara yang kebetulan sedang melintas di kawasan lampu bangjo setempat, Senin (02/12/2019) pagi.

Lantaran kepulan asap sempat membumbung tinggi, tak sedikit dari sebagian orang yang lewat mengira bahwa telah terjadi kebakaran di wilayah setempat. Namun ternyata peristiwa itu bukanlah kebakaran, melainkan warga sedang bergotong royong membersihkan belik atau sumber mata air. Sumber itu kebetulan berada di bawah pohon beringin yang usianya sudah mencapai ratusan tahun.

"Tadi asap tebal cuma bakar-bakar sampah, makanya dikira kebakaran," ucap Yono, salah satu tokoh masyarakat setempat disela kerjabakti.

Yono mengungkapkan, warga melaksanakan acara tersebut dengan landasan sukarela dan lahir batin. Artinya tradisi bersih belik merupakan sisi lahirnya. 

Sebelumnya, sebagian warga juga melakukan Shalat Istisqo dalam rangka memohon hujan kepada Allah SWT.

"Ada ucapan juga ada barangnya. Setelah memohon kepada Tuhan untuk hujan, kerja nyatanya melakukan bersih belik ini," kata Yono.

Setelah kerjabakti selesai, warga melakukan kenduri dan meletakkan sesaji di bawah pohon beringin. Acara itu hampir selalu dilakukan di hari Jumat Legi setiap tahun, ketika menjelang pergantian musim kemarau menuju musim hujan.

"Doa tetap kepada Tuhan, tetapi sesaji sebagai perantara saja, bukan memuja. Tetapi istilah orang Jawa, ayo sowang-sowangan, kowe ngawulo ratumu dewe, aku sak sedulur tak ngawulo ratuku dewe. (Berjalan di posisi sendiri-sendiri, dia berjalan di posisinya, kita berjalan di posisi sendiri. Aku tidak mengganggu kamu, kamu tidak mengganggu aku)," terang Yono.

Kegiatan bersih belik itu merupakan salah satu bentuk kepedulian warga dalam merawat lingkungan supaya tetap bersih. Sebab setiap hari belik itu dimanfaatkan warga untuk kegiatan sehari-hari. (tri)