Petani Hasilkan Puluhan Juta Rupiah dari Tembakau
Ekonomi

Petani Hasilkan Puluhan Juta Rupiah dari Tembakau

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Bagi sebagian petani di Desa Wareng, Kecamatan Wonosari, tembakau merupakan jenis tanaman yang hasilnya cukup menjanjikan dibanding tanaman lain. Dalam satu musim tanam saja, petani bisa meraup uang hingga puluhan juta rupiah.

Hasil mujur itu salah satunya dialami Diko, petani tembakau asal Padukuhan Wareng 3. Pada musim panen tembakau tahun 2019 ia mendapatkan penghasilan kotor sekitar Rp 30 juta dari hasil menjual tembakau yang ia tanam. Dari hasil tersebut Diko mendapat jumlah bersih sekitar Rp 20 juta.

"Sebenarnya biaya pengeluarannya nggak banyak, sekitar Rp 10 juta, itupun merupakan total dari kebutuhan lainnya," ungkap Diko, Kamis (09/01/2020).


Di lahan garapannya, Diko menanam sebanyak 9.000 batang tembakau. Tanaman tembakau sudah mulai dipanen ketika umur 4 bulan. Cara memanennya pun dilakukan bertahap. 

Pertama kali memanen, petani memetik daun tembakau di seluruh lahannya pada bagian bawah batang (Kapalan). Setelah itu tahap panen selanjutnya dipetik bagian tengah (kapal gantung).

Sebagai tahap akhir dari proses panen yakni pemetikan daun tembakau paling atas (prol). Tembakau inilah yang merupakan kualitas terbaik dari bagian lainnya.

"Kapalan per kilo sekitar 17 - 20 ribu, kapal gantung biasanya dibeli sekitar 28 ribu/Kg, kalau Prol terakhir kemarin laku Rp 38 ribu/Kg," terang dia.

Petani tembakau menjual hasil panen di salah satu perusahan swasta di daerah klaten dalam bentuk daun tembakau yang sudah dikeringkan. Harga setiap kilogramnya pun tergantung dari kualitas daun tembakau yang dihasilkan. (hartanto)