Gadis Penyintas Kanker Langka Terima Bantuan dari Rektor UNY
Sosial

Gadis Penyintas Kanker Langka Terima Bantuan dari Rektor UNY

Karangmojo,(gunungkidul.sorot.co)--Seorang gadis penyintas kanker langka asal Padukuhan Ngricik, Desa Wiladeg, Kecamatan Karangmojo, Oktaviani, mendapat kunjungan dari Rektor UNY, Sutrisna Wibawa, di rumahnya pada Minggu (12/01/2020).

Pada kesempatan ini, Sutrisna secara langsung memberikan dukungan moril dan materiil kepada Oktaviani, dengan harapan agar ia bisa pulih dan beraktivitas seperti sedia kala.

Kedatangan Sutrisna ke rumah Oktaviani bukan tanpa sebab. Gadis 23 tahun itu merupakan sarjana akutansi UNY yang baru saja diwisuda pada November 2019 lalu. Di saat-saat skripsi, ia divonis oleh dokter mengidap kanker kelenjar getah bening stadium tiga. Kanker ini disebut-sebut sebagai kanker langka, karena kejadiannya yang jarang ditemukan.

Dia awalnya tidak bilang dan berjuang untuk mengerjakan skripsi seperti mahasiswa lain. Padahal bisa saja kalau dia menyampaikan, pasti akan dibantu dan beban studinya diringankan. Oktaviani kukuh ingin berjuang dengan segenap kemampuannya,” ujar Sutrisna kepada sorot.co.


Dalam kesempatannya menjenguk Oktaviani, Sutrisna memberikan donasi berupa uang untuk membantu biaya pengobatan. Meski sudah dibiayai oleh pemerintah melalui JKN-BPJS, namun Oktaviani masih membutuhkan dana tambahan. Hal itu karena tak semua jenis obat biayanya ditanggung oleh negara. 

Sutrisna pun berharap putri pasangan Sri Haryani dan Suwardi ini mampu melewati fase-fase sulit, berjuang demi kesembuhannya.

Di tempat terpisah, Sutrisna juga memberikan bantuan material bangunan dan sembako kepada warga Padukuhan Brongkol, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Di wilayah tersebut, hujan yang mengguyur membuat tebing longsong dan tanah ambles.

Tak hanya memberikan bantuan, ia bahkan menyempatkan ikut kerja bakti bersama warga untuk membuat bronjong penanggul tanah.

"Kepedulian kita. Jangan dilihat nilainya," ucap Sutrisna.