Kabar Penyakit Antraks Merebak, Begini Tanggapan Bakul Daging Sapi
Ekonomi

Kabar Penyakit Antraks Merebak, Begini Tanggapan Bakul Daging Sapi

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sejumlah pedagang daging sapi menanggapi tersiarnya kabar kasus penyakit antraks di Kabupaten Gunungkidul akhir-akhir ini. Sebagian dari mereka khawatir hal tersebut akan berdampak terhadap penjualan daging sapi.

Tri, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Argosari Wonosari mengatakan, daging yang dijual merupakan daging segar yang berasal dari sapi yang ia potong sendiri.

Ia mengaku memilih sapi yang benar-benar sehat, sehingga yakin daging yang ia jual merupakan daging yang aman untuk dikonsumsi.

"Sampai sekarang masih aman-aman saja, dalam penjualan tidak ada perubahan," ucap warga Ngebrak, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Senin (13/01/2020).


Dijelaskan harga daging sapi kelas super atau terbaik saat ini masih Rp 130 ribu/Kg, daging kualitas sedang Rp 120 ribu/Kg, serta daging kualitas biasa Rp 110 ribu/kg. 

Lanjut Tri, kabar serupa juga pernah terjadi sebelumnya. Bahkan dari Dinas Kesehatan juga mengambil sampel daging sapi di Pasar Argosari untuk diteliti di laboratorium. Namun begitu, kata Tri, tidak ditemukan adanya penyakit antraks pada daging itu.

Ia berharap pihak berwenang bertindak cepat dan sigap, sehingga tidak berdampak kepada pedagang daging sapi.

"Semua pedagang di sini sapinya motong sendiri. Biasanya 1 ekor sapi dibagi 4 sampai 5 pedagang," tutupnya.