Pelaku Aborsi Terancam Hukuman Berat, Tulang Iga Hingga Paha Bayi Jadi Barang Bukti
Hukum & Kriminal

Pelaku Aborsi Terancam Hukuman Berat, Tulang Iga Hingga Paha Bayi Jadi Barang Bukti

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Satuan Reserse Kriminal Polres Gunungkidul berhasil mengungkap kasus aborsi yang dilakukan oleh As (23) perempuan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus.

"Saat ini pelaku sudah dilakukan penahanan guna proses penyidikan lebih lanjut,"AKP Anak Agung Putra Dwipayana, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul saat konferensi pers, Selasa (11/02/2020).


Pasca kasus terbongkar, petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap janin yang sudah dikuburkan sebelumnya. Tak hanya itu petugas juga memeriksa pelaku hingga para saksi. 

Terkait kasus aborsi itu polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 1 kain sprei motif hijau dengan bercak darah, 1 strip obat kondisi kosong, kartu berobat, foto hasil USG, kantong plastik warna hijau, putih dan hitam, pembalut, permen dan 1 buah HP.

Selain itu, barang bukti yang disita dan masih digunakan dalam proses penyidikan Dokkes Polda DIY yakni botol vacutainer berisi darah, botol microtube berisi darah, bucal swab atas nama As dan Sa (pacar), tulang iga bayi, tulang paha bayi, serta jaringan ari-ari.

Lanjut AKP Anak Agung Dwipayana, pelaku terancam dikenakan pasal 194 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak satu miliar rupiah, atau Pasal 346 KUHP tentang dengan sengaja menggugurkan kandungan/Aborsi dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara.