Prihatin Ada Orang Kaya Dapat Bantuan, Warga Mengadu ke Dinas Sosial
Sosial

Prihatin Ada Orang Kaya Dapat Bantuan, Warga Mengadu ke Dinas Sosial

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sejumlah warga Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari mengadu ke Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Jumat (22/05/2020) pagi. Mereka kesal sekaligus prihatin lantaran menilai ada bantuan yang disalurkan oleh pemerintah justru salah sasaran.

Kedua pemuda itu adalah Endro dan Wartono, warga Desa Kemadang. Mereka nekat mendatangi Dinsos Gunungkidul lantaran ingin mengadukan nasib sekaligus meminta kejelasan informasi kepada pemerintah soal Bantuan Jaring Pengaman Sosial dari Pemda DIY senilai Rp 400 ribu/orang.

Endro menilai bahwa sebagian penerima bantuan di Desa Kemadang dirasa tidak tepat sasaran. Bahkan anehnya, warga miskin yang semestinya menerima bantuan justru tercecer tak menerima. Sementara sebagian warga lain yang notabene terbilang lumayan kaya justru mendapat bantuan.

Ia mencontohkan, Wastini, seorang janda miskin warga Padukuhan Tenggang yang tinggal di rumah sederhana dan begitu dekat dengan Balai Desa Kemadang justru tak mendapat bantuan Rp 400 ribu. Padahal Wastini juga terdaftar sebagai penerima bantuan sembako dari pemerintah senilai Rp 200 ribu, diantaranya berupa telur dan beras.

Lucunya itu warga yang lebih mampu, lebih kaya dari Wastini kok malah dapat Rp 400 ribu. Itu yang saya tanyakan ke dinas sosial. Kata orang dinas, sebelum bantuan dicairkan, data itu turun dari Pusat terus difilter oleh (pemerintah) desa,” ujar Endro, seorang sopir yang juga tinggal dengan Wastini.

Wastini itu janda tidak bekerja, KK sendiri. Satu rumah dipakai 6 orang, tinggal sama anaknya, tapi KK sendiri-sendiri,” imbuh Wartono.

Sebelum ke Dinsos, warga mengaku sudah datang ke Balai Desa Kemadang guna meminta informasi terkait data penerima bantuan yang dirasa salah sasaran tersebut. Namun warga mendapat jawaban dari perangkat desa setempat yang dirasa kurang memuaskan.

Saya sudah beberapa kali datang ke balai desa. Terakhir komunikasi WA saya sepertinya malah diblokir. Terus kita suruh konsultasi sama siapa ? Saya ini bukan mau minta bantuan. Tapi intinya agar bantuan pemerintah itu bisa lebih tepat sasaran, itu saja sebenarnya. Kalau untuk BST (Bantuan Sosial Tunai) yang Rp 600 ribu itu di Kemadang saya acungi jempol, sudah bagus,” ucap Endro.