Skandal Perselingkuhan dengan Janda, Pak Dukuh Akhirnya Mengundurkan Diri
Pemerintahan

Skandal Perselingkuhan dengan Janda, Pak Dukuh Akhirnya Mengundurkan Diri

Paliyan,(gunungkidul.sorot.co)--Oknum perangkat Kalurahan Pampang, Kapanewon Paliyan, Mur (52), akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dukuh Kedungdowo Kulon. Surat pengunduran diri dibuat pada Sabtu (27/06/2020) malam.

Kasus perselingkuhan yang melibatkan Dukuh Kedungdowo Kulon, Desa Pampang, dengan seorang janda di wilayah setempat, Pr (35), mencuat pada akhir-akhir bulan Ramadhan atau Mei lalu. Ia kepergok warga keluar dari rumah janda pada waktu dini hari sekira pukul 01.48 WIB.

Warga Kedungdowo Kulon yang geram bersama Karangtaruna Desa Pampang kemudian melayangkan tuntutan mundur pada 20 Mei 2020. Pemerintah Kalurahan Pampang pun mengeluarkan keputusan untuk memberhentikan sementara Mur sebagai Dukuh Kedungdowo Kulon, 8 Juni 2020. Pemerintah pun membuat tim pemeriksa atas kasus asusila tersebut.

Ketua Karangtaruna Desa Pampang, Aji, saat dikonfirmasi mengatakan, para sesepuh di wilayah setempat yang ikut mengikuti perkembangan perkara, mendatangi rumah Mur pada Sabtu malam. Dalam pertemuan itu Mur diajak secara baik-baik untuk bersedia mengundurkan diri guna meredam situasi di lingkungan setempat.

Pertemuan awalnya di rumah yang bersangkutan. Kemudian dibawa ke balai desa dan dilanjutkan di sana,” katanya, Minggu (28/06/2020).

Diutarakan Aji, dalam pertemuan secara tertutup di balai desa dihadiri oleh dirinya, lurah, jogoboyo serta dua sesepuh dari wilayah Kedungdowo Kulon. Sementara puluhan orang lain menunggu di luar ruangan. 

Lebih lanjut disampaikan bahwa pertemuan sempat berjalan alot. Persoalannya karena Mur masih menanggung kredit pinjaman bank senilai 30 jutaan. Namun akhirnya dia membuat surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai dukuh.

Setelah proses ini, pak kepala desa akan ke pemerintah kabupaten bersama pak camat berkonsultasi sebelum mengeluarkan SK pemberhentian tetap. Rencana Senin (29/06),” ungkap dia.

Sebagaimana diketahui, tindakan asusila dukuh Mur dengan janda di wilayah setempat, Pr (35), telah berlangsung lama. Hubungan gelap mereka bahkan menghasilkan buah hati yang kini telah berusia sekitar 7 tahun.

Warga kerap mengingatkan keduanya untuk tidak lagi melakukan perselingkuhan meski kenyataannya tidak berhenti.