Kawal Proses Penyembelihan Hewan Kurban, Petugas Temukan Penyakit Cacing Hati
Peristiwa

Kawal Proses Penyembelihan Hewan Kurban, Petugas Temukan Penyakit Cacing Hati

Panggang, (gunungkidul.sorot.co)--Puluhan petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) melakukan pengawalan terhadap proses penyembelihan hewan kurban, Jumat (31/7/2020). Hal itu guna memastikan daging kurban aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Kepala UPT Puskeswan Panggang, drh. Yanno Findria Sukarni mengatakan, sebanyak 24 petugas gabungan Puskeswan dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Panggang, Saptosari dan Purwosari diterjunkan dengan cara dibagi menjadi beberapa tim.

Pemeriksaan hewan kurban di 3 Kapanewon meliputi Panggang, Purwosari, dan Saptosari dimulai sejak 5 hari menjelang hari raya kurban hingga hari ini. Sebelum disembelih hewan kurban dipastikan sehat secara fisik, dengan diperiksa suhu tubuh dan keadaan lubang-lubang alami. Sedangkan setelah disembelih, pemeriksaan dilakukan pada organ hati.

"Ante mortem adalah pemeriksaan sebelum disembelih, memastikan sapi sehat secara fisik. Post mortem adalah pemeriksaan pasca disembelih, memastikan daging aman dikonsumsi dan mengecek ada tidaknya agen penyakit di dalam organ dalam, seperti cacing hati di organ hati," jelas drh. Yanno.


Lanjutnya, berdasarkan laporan sementara yang ia terima ada 5 temuan kasus cacing hati pada organ hati hewan kurban yang telah disembelih. Tindakannya sebanyak 2 temuan seluruh bagian organ hati tidak boleh dikonsumsi dan dimusnahkan. Sedangkan 3 temuan hanya sebagian organ hati yang tidak boleh dikonsumsi. 

Namun demikian drh. Yanno menuturkan apabila ditemukan cacing hati penyakit itu hanya menyerang organ hati pada hewan. Dengan demikian daging hewan kurban lainnya tetap aman dikonsumsi.

"Yang diafkir hanya hatinya, bukan dagingnya secara keseluruhan ya. Jadi cacing hati hanya menyerang hati," pungkas Yanno.