Nyinyir di Medsos, Penjual Wajan Online Nyaris Dipolisikan
Peristiwa

Nyinyir di Medsos, Penjual Wajan Online Nyaris Dipolisikan

Karangmojo, (gunungkidul.sorot.co)--Bagi pengguna media sosial hendaknya berhati-hati dalam menggunakan kalimat saat memposting di media sosial. Jangan sampai hal itu justru berujung timbulnya permasalahan dengan orang lain, seperti yang dialami oleh RD.

RD nyaris dilaporkan ke pihak kepolisian gegara postinganya di grup medsos menggunakan kalimat yang menyinggung pihak lain. Hal itu berawal ketika RD mengungkapkan kekesalan kepada salah seorang yang gagal membeli wajan dagangannya yakni Wahyu Genjot melalui akun media sosial miliknya dan membagikan di beberapa grup jual beli online.

Wahyu Genjot menjelaskan kronologi bahwa wajan seharga Rp 47 ribu tersebut diorder untuk hari Kamis 27 Agustus 2020, namun dihari tersebut pihak RD tidak memberikan konfirmasi. Konfirmasi barang tersedia baru dilakukan 29 Agustus2020. Sementara Wahyu sudah tidak berminat untuk membeli karena sudah lewat dari waktu yang dijanjikan.

RD terus memaksa agar wajan tersebut dibeli, dengan melancarkan teror telpon. Puncaknya karena merasa terganggu pada Selasa 1 September Wahyu Genjot memblokir nomor RD, namun sebelumnya telah menjelaskan bahwa sudah tidak berminat membeli barang tersebut.

Saat itu diduga RD terpicu emosinya dan menulis postingan di media sosial dengan tanpa menuliskan kronologi atau penjelasan mengenai postingan. Bahkan RD juga mencantumkan logo WG production yang merupakan nama usaha milik wahyu.

Tak terima merasa dicemarkan nama baiknya, Wahyu Genjot pun melayangkan somasi kepada RD, yang kemudian terjadi kesepakatan untuk diadakan mediasi pada 3 September 2020 di WG Production Grogol 6, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo.

"RD ternyata masih kelas 5 SD. Waktu itu datang didampingi kedua orangtuanya dan langsung meminta maaf pada Management WG Production atas kesalahan anaknya yang telah melakukan pencemaran nama baik," kata Wahyu, Senin (14/9/2020).


Dalam mediasi itu diperoleh kesepakatan bahwa RD agar meminta maaf secara terbuka dalam bentuk dan tulisan kemudian diunggah di media sosial dan dishare di beberapa grup medsos. Karena RD menyanggupi hal tersebut akhirnya Wahyu mengurungkan niatnya untuk memperkarakan RD.