Kera Merajalela, Serang Lahan Pertanian Warga Dua Kalurahan
Peristiwa

Kera Merajalela, Serang Lahan Pertanian Warga Dua Kalurahan

Tepus,(gunungkidul.sorot.co)--Musim kemarau di Kabupaten Gunungkidul masih berlangsung hingga saat ini. Dampaknya, lahan pertanian dan hutan mengalami kekeringan cukup parah.

Selain kesulitan air bersih, warga pedesaan di Kapanewon Tepus juga sering mengeluhkan adanya serangan kera ekor panjang. Dimungkinkan karena kelaparan, kera itu hijrah hingga merambah lahan pertanian.

Ada 2 desa yang sudah terganggu serangan kera di musim kemarau ini, utamanya di wilayah Kalurahan Purwodadi dan Tepus,” kata Panewu Tepus, Alsito, Rabu (14/10/2020).


Keluhan dari warga setempat, ujar Alsito, kera menjarah tanaman pertanian mulai dari kacang tanah, jagung, dan ketela pohon. Akibatnya petani mengalami kerugian karena harus berbagi hasil panen dengan binatang primata itu. 

Jumlahnya banyak, berkelompok. Mungkin ada ratusan, bahkan ribuan. Jadinya petani pada kesulitan, kadang nggak berani mengusir. Kadang mereka terlihat di ladang pinggir jalan,” tandas Panewu.

Ia memprediksi, kera nekat masuk ke ladang dekat pemukiman warga karena cadangan makanan di hutan habis. Terlebih keberadaan air di musim kemarau juga lebih susah ditemukan, sehingga mereka mencari makanan dan minuman agak jauh dari habitat asli mereka.

Kalau dulu itu kera kan habitatnya lebih banyak di tepi pantai, ya mungkin karena dekat sumber air,” ungkap dia.

Untuk mengantisipasi serangan kera ekor panjang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan untuk melayangkan surat kepada dinas terkait.

Kalau warga pinginnya sih dikurangi populasinya, supaya tidak terlalu mengganggu,” tutur Alsito.