Komentar Bernada Melecehkan, Netizen Dilaporkan ke Polisi
Hukum & Kriminal

Komentar Bernada Melecehkan, Netizen Dilaporkan ke Polisi

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Media sosial yang kian jamak dipakai masyarakat bisa membawa masalah jika tidak bijak dalam penggunaannya. Pasalnya, tak jarang warganet melakukan tindakan melanggar hukum di laman media sosial. Sebut saja pembulyan, fitnah, penipuan, pornografi hingga pencemaran nama baik.

Padahal hal tersebut sudah jelas diatur dalam UU No 19 tahun 2016 dan bagi yang melanggar hukumannya pun cukup berat. Sebut saja bagi yang melakukan pencemaran nama baik dapat dikenai Pasal 45 ayat 3 UU No 19/2016 dengan hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 750 juta.

Mia, warga Kapanewon Wonosari baru-baru ini melaporkan A, seorang warganet yang menungggah kalimat hinaan kepada Mia di kolom komentar laman facebook milik Sorot Gunungkidul. Akun facebook tersebut memposting berbagai komentar yang bernada kebencian dan dinilai melecehkan Mia Pada Sabtu (16/1/2021).

Macam-macam, dari saya disumpahi jadi korban covid sampai menghina dengan kata-kata tidak pantas yang nylekit,” ujar Mia, Rabu (17/02/2021).

Dari pantauan sorot.co komentar yang diunggah oleh akun tersebut memang menyerang harga diri korban, dan memuat kata-kata yang tidak pantas. 

Dari hal tersebut akhirnya Mia membuat aduan kepada kepolisian pada pertengahan Januari lalu. Namun dari aduan yang sudah dilakukan, belum ada itikad baik dari pelaku hingga Mia memutuskan untuk membuat laporan resmi kepolisian pada Senin (15/2/2021) untuk selanjutnya dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Mia mengatakan, cara ini dilakukan agar memberikan efek jera kepada pelaku untuk tidak semena-mena dalam berkomentar di sosial media dan memperhatikan adab serta mematuhi hukum yang berlaku.

Ya supaya tidak ada kasus serupa, dan jadi pelajaran agar hati-hati dalam bersosial media,” pungkas Mia. (Naufal)