Warinem dan Ngatinem, Lansia Kakak Beradik yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan
Sosial

Warinem dan Ngatinem, Lansia Kakak Beradik yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan

Panggang, (gunungkidul.sorot.co)--Mbah Warinem (85) dan mbah Ngatinem (80) warga Padukuhan Pacar I, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang adalah dua diantara jutaan lansia Indonesia yang hidup dalam kondisi ekonomi kurang layak.

Hal ini diperparah kondisi rumah dan ruangan yang kurang layak dari sisi kebersihannya. Hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi kondisi kesehatan Warinem dan Ngatinem, karena diusia tua mereka akan lebih rentan terserang penyakit dan bakteri.

Dalam kesehariannya, mereka dirawat oleh anak dan cucunya yang juga masuk sebagai keluarga prasejahtera. Sebab anak dan cucunya hanya bekerja sebagai buruh yang pendapatannya tidak menentu.

Beruntung masih banyak tetangga yang peduli dan tergerak untuk memberikan bantuan sembako maupun uang tunai kepada lansia kakak beradik itu.

Rokhani, cucu dari Warinem dan Ngatinem menceritakan, setiap hari ia bersama sang ibu yang tak lain anak dari Ngatinem, secara bergantian mengurus segala kebutuhan neneknya.

"Yang ngurus simbah itu saya sama ibu, jadi gantian. Soalnya simbah sudah nggak kuat kalau nggak dibantu makan, minum sama mandi," ujarnya, Kamis (18/02/2021).

Rokhani menceritakan, bahwa keluarganya sempat mengalami kesulitan untuk membeli segala keperluan sang nenek, lantaran kondisi ekonomi yang masih jauh dari sejahtera. 

Sementara itu, Rusmiyati, Dukuh Pacar I menjelaskan bahwa pihak pemerintah kalurahan tahu akan kondisi tersebut dan sudah menyalurkan bantuan setiap bulannya.

"Simbah itu tiap bulan sudah ada PKH, BLT dan bantuan lainnya. Jadi kami dari pihak pemerintah juga tidak diam saja, akan selalu kami bantu," katanya.(angga)