Pengelolaan Program Pamsimas Dinilai Buruk, Warga Cari Terobosan Bikin Sumur Bor
Sosial

Pengelolaan Program Pamsimas Dinilai Buruk, Warga Cari Terobosan Bikin Sumur Bor

Rongkop, (gunungkidul.sorot.co)--Kabupaten Gunungkidul merupakan wilayah yang kerap menjadi langganan bencana kekeringan saat musim kemarau. Untuk mengatasi persoalan tersebut, warga Padukuhan Kayuareng, Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Rongkop berinisiatif untuk mencari terobosan guna membangun sumur bor sebagai sumber mata air.

Sukirno, Dukuh Kayuareng menceritakan, ide itu muncul dari persoalan Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang ditengarai bermasalah. Oleh karena itu dirinya bersama warga yang terlanjur kesal berinisiatif untuk mengupayakan mencari bantuan pembuatan sumur bor. 

"Kita itu kesal karena Pamsimas kan udah ada dari 2009, seharusnya kan bisa untuk mensejahterakan masyarakat. Tapi karena pengelolaanya buruk akhirnya tidak bisa dimanfaatkan," ujarnya, Jumat (19/02/2021). 

Dalam kasus ini dirinya kerap menyampaikan keluhannya kepada pihak pemerintah kalurahan akan tetapi sampai saat ini tanggapan yang diterima sangat tidak memuaskan.  

Ia menambahkan, pembangunan sumur bor anyar yang dimulai sejak awal Desember 2020 tersebut diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 163 juta. 

Lanjut Sukirno, sumur dengan kedalaman 107 meter itu direncanakan mampu memenuhi kebutuhan air bersih di empat padukuhan yakni Kayuareng, Tejo, Slawu, dan Dengok. Penghuni empat padukuhan itu mencapai 286 kepala keluarga.

Pengeboran yang dikerjakan diatas tanah milik sultan ground itu diselesaikan dalam jangka waktu kurang lebih tiga bulan sejak 5 Desember 2020 sampai 17 Februari 2021.

"Seharusnya hari ini mau tahap percobaan, tapi karena cuaca hujan jadi kita tunda besok," imbuhnya. 

Rencana kedepan pengelolaan fasilitas penyediaan air tersebut akan dikelola oleh perwakilan warga setempat. (angga)