Setahun Pandemi, Puluhan Ribu UMKM di Gunungkidul Mati Suri
Ekonomi

Setahun Pandemi, Puluhan Ribu UMKM di Gunungkidul Mati Suri

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Banyak kalangan begitu merasakan dampak masa pandemi Covid-19 yang sudah hampir 1 tahun merebak di Indonesia. Tak terkecuali bagi para pelaku usaha mikro, mereka pun merasakan imbas yang luar biasa.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gunungkidul tercatat ada sekitar 23.000 usaha mikro yang terkena imbas pandemi Covid-19. Dari jumlah tersebut ada kurang lebih 60 % pelaku UMKM yang menghentikan kegiatan produksinya untuk sementara waktu alias mati suri. Sebab selain persoalan modal, pelaku usaha juga kesulitan dalam memasarkan produknya.

Selain itu, pelaku usaha mikro juga mengalami kesulitan untuk pengadaan bahan baku. Hal itu juga terpengaruh penerapan kebijakan PPKM yang berdampak pada terhambatnya distribusi bahan baku.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gunungkidul, Widagdo mengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar pelaku usaha mikro tetap bisa menjalankan usahanya meskipun kuantitasnya tidak sebesar saat sebelum pandemi.

"Saat ini kita masih terus memberikan pendampingan dan memotivasi supaya pelaku usaha bisa bangkit dan usahanya tetap jalan. Persoalan terberat adalah di bagian pemasaran," katanya, Selasa (23/02/2021).

Widagdo menambahkan, sejak diterapkannya kebijakan PPKM, kegiatan yang berkaitan dengan usaha promosi jadi tidak terlaksana sehingga kegiatan pemasaran jadi sangat terganggu. 

Terpisah, Sih Supriyana, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM menambahkan, pada tahun 2021 pihaknya akan menyiapkan dana cukup besar untuk melaksanakan program pelatihan usaha.

"Kita akan berikan pelatihan-pelatihan kepada UMKM, baik bagaimana memasarkan produk membuat produk dan pengemasan produk," katanya. (angga)