Penyaluran BPUM Berlanjut, UMKM Bakal Terima Bantuan Rp 1,2 Juta
Sosial

Penyaluran BPUM Berlanjut, UMKM Bakal Terima Bantuan Rp 1,2 Juta

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Pemerintah kembali membuka penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) produktif untuk pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) pada akhir Maret 2021 lalu.

Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 1.200.000 lebih kecil dari tahun sebelumnya. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 2 Tahun 2021 tentang pedoman umum penyaluran BPUM.

"Tahun ini besaran bantuan 50 persen lebih kecil. Di 2020 jumlahnya Rp 2.400,000, kalau sekarang hanya setengahnya," ujar Sih Supriyana, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gunungkidul, Rabu (07/04/2021).

Dikatakan, penerima bantuan akan diprioritaskan untuk pelaku UMKM yang belum pernah menerima Bantuan Pemerintah Usaha Mikro (BPUM), dengan syarat tidak terdaftar sebagai penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

"Syarat yang harus dipenuhi salah satunya adalah pelaku UMKM tidak sedang menerima KUR," ujarnya.

Sebagai pengusul, Dinas Koperasi dan UMKM akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kapanewon untuk melakukan pendataan bagi pelaku usaha yang ingin mendaftar sebagai penerima bantuan.

"Jadi kita tidak bisa bekerja sendiri. Pertengahan April 2021 kita mau bertemu dengan pihak kapanewon untuk melakukan kerjasama dalam mendata pelaku usaha. Tujuannya supaya informasinya bisa tersebar lebih luas dan pelaku usaha juga lebih mudah, nggak harus datang ke dinas," imbuh Sih Supriyana.

Untuk jadwal pencairan bantuan, Sih Supriyana belum bisa memastikan. Sebab dinas merupakan pihak pengusul, sementara untuk pencarian diserahkan kepada pemerintah pusat melalui bank penyalur.

"Kita harapkan pertengahan tahun ini sudah cair, tetapi itu bukan wewenang kita. Soalnya untuk pencarian itukan pusat yang ngatur," ucapnya.