Covid-19 di Gunungkidul Tembus 10 Ribu Kasus, Dampak PPKM Darurat Belum Dirasakan
Peristiwa

Covid-19 di Gunungkidul Tembus 10 Ribu Kasus, Dampak PPKM Darurat Belum Dirasakan

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Kasus Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul tembus di angka puluhan ribu pasien. Sampai tanggal 15 Juli 2021 kemarin, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mencatat ada 352 tambahan pasien positif baru, sehingga secara keseluruhan jumlah warga Gunungkidul yang terpapar Covid-19 kini mencapai 10.960 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menyatakan bahwa selain penambahan 352 kasus baru, jumlah pasien Covid-19 dinyatakan sembuh sebanyak 475 orang. Dengan demikian hingga saat ini secara keseluruhan sudah ada 7.214 orang yang dinyatakan sembuh.

Dewi menambahkan meski masih ada jumlah penambahan kasus Covid-19, namun ia menegaskan belum ada penambahan klaster baru. Karena penyebaran Covid-19 cukup merata yaitu dari klaster keluarga.

Ia mengatakan jika kini sudah tidak ada lagi pasien terpapar Covid-19 dari klaster kerumunan. Karena penularan sudah berpindah ke lingkungan keluarga. kendati begitu, Dewi mengatakan jika hal tersebut belum bisa dikatakan sebagai dampak dari pemberlakuan PPKM Darurat.

"Untuk PPKM Darurat belum bisa dirasakan dampaknya, perlu waktu. Itu pun kalau berjalan dengan baik," ujar Dewi, Jumat (16/07/2021).

Ia menegaskan pemberlakuan PPKM Darurat akan efektif jika masyarakat patuh dan taat untuk menerapkan aturan. Kepatuhan masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan menjadi kunci keberhasilan dalam menekan laju penyebaran virus Covid-19. 

"Tergantung patuh atau tidaknya masyarakat pada saat PPKM Darurat. Kalau belum baik ya perlu waktu lebih panjang," kata dia.