Nyolong di 82 Lokasi, Komplotan Maling Kambing Akhirnya Terungkap
Hukum & Kriminal

Nyolong di 82 Lokasi, Komplotan Maling Kambing Akhirnya Terungkap

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Jajaran anggota Unit Buser Polres Gunungkidul berhasil menangkap 4 pelaku pencurian hewan ternak kambing yang marak terjadi di Kabupatern Gunungkidul.

Keempat pelaku tersebut berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda pada 24 Agustus 2021 lalu. Bahkan tiga diantaranya harus dihadiahi timah panas oleh petugas.

Adapun keempat pelaku tersebut berinisial SGY (34) warga Kalurahan Wiladeg, Kapanewon Karangmojo, AZ (40) warga Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, AW (28) warga Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong dan TW (59) warga Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah menjelaskan, penangkapan ini berdasarkan dari 6 laporan pencurian hewan ternak kambing di Kapanewon Playen, Kapanewon Ponjong, Kapanewon Karangmojo, Kapanewon Wonosari, Kapanewon Paliyan dan Kapanewon Semanu sejak April hingga Agustus 2021 lalu.

"Berdasarkan keterangan dari para pelaku, mereka melakukan pencurian di 82 tempat yang berbeda. Pencurian ini dilakukan dalam kurun waktu kurang lebih 5 bulan," ujar Kapolres dalam konferensi pers di Mapolres Gunungkidul, Kamis (09/09/2021).

Adapun rincian pencurian yang dilakukan oleh pelaku diantaranya ada di wilayah Kapanewon Karangmojo ada 25 TKP, Ponjong 4 TKP, Playen 10 TKP, Wonosari 18 TKP, Semanu 19 TKP dan Paliyan 6 TKP. 

Dari keempat pelaku, tiga diantaranya yakni SGY, AZ dan AW bertindak sebagai eksekutor di lapangan yang melakukan pencurian kambing. Sementara TW berperan sebagai penadah kambing hasil curian pelaku lainnya.

"Untuk hasil penjualan mereka mengakui digunakan untuk keperluan sehari-hari. Kambing-kambing ini dijual di pasar-pasar hewan yang ada di Gunungkidul dan di Prambanan dalam keadaan utuh," imbuhnya.

Dalam ungkap kasus itu polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya, diantaranya 3 unit sepeda motor, karung, dan tali tambang.

Para pelaku terancam dikenakan pasal 363 KUHP Tentang Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan hukuman paling lama 9 tahun penjara.