Tersangka Sate Sianida Ditahan di LPP Kelas IIB Yogyakarta
Hukum & Kriminal

Tersangka Sate Sianida Ditahan di LPP Kelas IIB Yogyakarta

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--NA, tersangka kasus sate sianida yang menewaskan seorang anak pengemudi ojek online kini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Wonosari.

Kepala Kesatuan Keamanan LPP Kelas II B Yogyakarta, Andi Grafiyana Mutia mengungkapkan bahwa NA telah dititipkan di Lapas Perempuan sejak 3 minggu yang lalu. NA baru saja selesai menjalani isolasi prosedur pencegahan Covid-19 selama 14 hari.

"Benar, dia dititipkan di sini. Baru selesai isolasi Covid. Walaupun negatif tetapi harus tetap menjalani isolasi," paparnya di sela-sela kegiatan, Kamis (16/09/2021).

Andi mengatakan, sejak kedatangan NA ke Lapas Perempuan ia terlihat berperilaku baik cenderung pendiam dan mau mengikuti semua aturan di dalam lapas. Dalam kesehariannya, NA terlihat canggung dan jarang berbicara dengan warga binaan lainnya. 

"Mungkin karena warga baru, jadi masih malu," ujar dia.

Sementara itu, selama ini tidak ada perlakuan khusus yang diberikan pihak Lapas kepada NA. Hanya saja pihak Lapas akan memberikan pendampingan kepribadian kepada penghuni baru untuk menghindari gejolak pada diri warga binaan.

Sementara dalam masa penitipan di Lapas Perempuan Yogyakarta, NA masih menunggu kelanjutan sidang perkara kedua dari kasusnya tersebut.

Adapun pada sidang pertama yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (16/09) kemarin. Jaksa penuntut umum mendakwa NA dengan pasal berlapis. Pasal yang dikenakan diantaranya pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan kedua subsider pasal 338 KUHP, ketiga subsider pasal 353 ayat 3 KUHP.

Kemudian subsider pasal 351 KUHP atau kedua pasal 80 ayat 3,Juncto Pasal 78C Undang Undang RI nomor 35, tentang perubahan Undang-Undang 23 2002 tentang perlindungan anak atau ketiga pasal 359 KUHP.

Ancaman hukuman dari sejumlah pasal tersebut yakni maksimal hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara.