Siswa Kena Covid, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Ini Dihentikan
Peristiwa

Siswa Kena Covid, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Ini Dihentikan

Panggang, (gunungkidul.sorot.co)--Uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Panggang Padukuhan Panggang II, Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Sekolah SD N 1 Panggang, Maryata saat dikonfirmasi membenarkan perihal dihentikannya uji coba PTM di sekolah yang ia pimpin. Hal ini dilakukan menyusul adanya tracing dari tetangga siswa yang terpapar Covid-19.

"Benar kita hentikan sementara, tetapi bukan karena siswa atau guru terpapar covid. Ini antisipasi saja," ujar Maryata, Kamis (23/09/2021).

Maryata menceritakan bahwa kronologi hingga akhirnya pihak sekolah menghentikan sementara uji coba PTM. Tanggal 15 September 2021 lalu, pihak sekolah menerima informasi dari Puskesmas Panggang I yang menyebutkan jika di Padukuhan Panggang 1 ada dua orang warganya yang terpapar Covid-19. 

Dari tracing tersebut, ada beberapa siswa yang letak rumahnya berdampingan dengan warga yang terpapar Covid-19 itu. Selanjutnya sebagai langkah antisipasi menjalani proses tracing kepada 3 siswa SD N 1 Panggang.

"Yang ditracing siswa kelas 5 ada 2 orang dan kelas 4 ada 1 siswa," beber dia.

Selanjutnya, guna menghindari penyebaran Covid yang lebih luas di lingkungan sekolah, pihaknya langsung menghentikan proses uji coba PTM. Adapun penghentian PTM ini dilakukan sejak tanggal 16 September 2021 yang lalu.

Maryata menyebut, penghentian PTM tersebut akan berlaku hingga hasil PCR dari 3 siswa diketahui.

"PCR kan lama. Jadi kami menunggu, mudah-mudahan negatif hasilnya," tambah Maryata.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gunungkidul, dr. Dewi Irawaty menyebut dari hasil tracing yang dilakukan, saat ini ada 4 siswa SD N 1 Panggang yang dinyatakan positif Covid-19.

Awalnya Bu guru TK di Girisekar tinggal di Padukuhan Panggang 1 antigen positif. Kemudian tracing keluarga, 1 anaknya positif. Terus tetangganya 1 anak positif. Yang anak tetanggnya itu sudah masuk sekolah uji coba tatap muka (SD N 1 Panggang), sehingga teman sekelas, kelas 5 ada 28 siswa dan 1 guru dan kelas 6 ada 25 siswa dan 1 guru yang masuk pada jam yang sama di tracing dan testing, paparnya.

"Sampai saat ini sdh ada 4 anak SD yang positif. Sementara saat ini sedang menunggu hasil PCR kelas 6 yang baru diambil Selasa 21/09 kemarin," imbuh dr. Dewi.

Dari hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya dengan Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, 4 pelajar yang dinyatakan positif dan pelajar yang menunggu hasil PCR disarankan untuk menjalani isolasi mandiri guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.