Peternak Ayam Dapat 85 Ton Jagung Bantuan Subsidi Pemerintah
Ekonomi

Peternak Ayam Dapat 85 Ton Jagung Bantuan Subsidi Pemerintah

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Peternak ayam petelur di Kabupaten Gunungkidul yang tergabung dalam Asosiasi Pinsar Petelur Nasional, serta Paguyuban Unggas Petelur Handayani Gunungkidul mendapatkan bantuan jagung bersubsidi sebanyak 85 ton dari Presiden Joko Widodo. Hal itu menyusul adanya keluhan dari peternak ayam akibat mahalnya harga bahan baku pakan terutama jagung.

Sebanyak 85 ton jagung siap giling tersebut langsung diserahkan kepada perwakilan, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunungkidul pada Kamis (23/09/2021).

Ketua Pinsar Petelur Nasional Gunungkidul, Subandi mengaku berterima kasih kepada pemerintah yang telah memahami keterpurukan mereka. Karena selama ini harga pakan melambung dan di sisi lain harga telur sangat rendah. Lantaran hal itu banyak peternak yang merugi dan bahkan gulung tikar.

"Banyak dari kami yang mengosongkan kandang dan beberapa tetap berusaha bertahan, dengan bantuan ini kami berharap peternak bisa tetap melanjutkan usaha dan juga mengisi kandangnya kembali," ujar ungkap Subandi.

Dikatakan, program ini untuk bisa dilanjutkan, karena dari anggota kelompok ternak yang hampir 300 peternak, masih banyak yang membutuhkan jagung dengan harga terjangkau, agar HPP pakan bisa turun harganya. 

Subandi menuturkan bahwa harga pakan memang sudah tidak realistis lagi. Salah satunya adalah jagung yang naik hampir mencapai Rp 6.000 perkilogram. Harga tersebut tentu sangat memberatkan para peternak.

Namun demikian, para peternak sebetulnya hanya menginginkan harga komponen pakan yang salah satunya adalah jagung bisa didapatkan dengan harga yang wajar. Disisi lain, pihaknya juga tidak ingin merugikan para petani jagung.

"Kami juga tidak mau merugikan petani, tetapi semuanya bisa jalan. Petani tidak dirugikan peternak juga tidak keberatan. Kami berharap pemerintah bisa menjadi penengah dan agar ada solusi antara peternak dan petani," paparnya.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Suseno Budi Sulistyanto mengatakan bantuan jagung tersebut merupakan solusi instan dari pemerintah untuk mengatasi persoalan mahalnya harga pakan yang melambung tinggi.