Protes Pelaku Wisata, Ultimatum Pemerintah dan Ancaman Kibarkan Bendera Putih
Wisata

Protes Pelaku Wisata, Ultimatum Pemerintah dan Ancaman Kibarkan Bendera Putih

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pelaku wisata di Kabupaten Gunungkidul memprotes terkait kondisi pariwisata yang hingga saat ini belum mendapatkan izin buka sejak diberlakukannya penerapan PPKM tiga bulan lalu.

Gabungan Asosiasi Pelaku Wisata se-Gunungkidul melalui surat yang disampaikan kepada Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mereka meminta Pemkab agar akses menuju tempat wisata segera dibuka.

Bahkan, mereka mengancam akan melakukan aksi pengibaran bendera putih di seluruh destinasi wisata yang ada di Gunungkidul sebagai wujud keterpurukan pelaku wisata selama masa pemberlakuan PPKM.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Gunungkidul yang tergabung dalam asosiasi ini, Sunyata mengatakan bahwa pihaknya memberikan tenggat waktu hingga 9 Oktober 2021 kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk membuka akses menuju tempat wisata.

"Dalam kesepakatan kita dengan asosiasi gabungan, jika sampai besok (09/10) wisata tuntutan kami tidak dikabulkan, kami akan melakukan aksi pengibaran bendera putih. Kalau merujuk pada beberapa mall di DIY yang dibuka dengan batasan pengunjung, maka kami juga meminta destinasi wisata di Gunungkidul ikut dibuka dengan menerapkan aturan maksimal pengunjung sesuai kapasitas," kata Sunyata, Jumat (08/10/2021).

Lebih lanjut dalam surat tersebut, Gabungan Asosiasi Pelaku Wisata se-Gunungkidul menyebutkan bahwa jika penutupan tempat wisata terus diperpanjang, artinya ini akan memperpanjang keterpurukan kondisi ekonomi pengusaha di sektor wisata. 

Mereka berharap kepada Pemkab Gunungkidul agar memperhatikan dan mempertimbangkan atas tuntutan yang disampaikan untuk segera ditindaklanjuti sesuai harapan orang banyak.