PHRI Gunungkidul Tolak Penutupan Destinasi Wisata Saat Libur Nataru
Wisata

PHRI Gunungkidul Tolak Penutupan Destinasi Wisata Saat Libur Nataru

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pemerintah pusat kembali mewacanakan akan menerapkan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2021 mendatang.

Atas isu tersebut beragam komentar muncul dari kalangan masyarakat. Tak sedikit yang menolak terkait adanya aturan tersebut. Salah satunya, penolakan tersebut datang dari Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Gunungkidul.

Bukan tanpa alasan, PHRI menilai jika penerapan PPKM kembali diberlakukan, tidak menutup kemungkinan kegiatan ekonomi pada sektor pariwisata akan kembali turun.

Ketua PHRI Gunungkidul, Sunyoto mengatakan bahwa meskipun aturan ini diberlakukan seharusnya pemerintah tidak perlu menutup destinasi wisata. Ia sendiri menyadari terkait keputusan pemerintah ini bertujuan untuk antisipasi lonjakan Covid-19 dimasa libur Nataru. Namun begitu, usaha yang ia geluti saat ini sangat bergantung pada mobilitas wisatawan.

"Jika mobilisasi dibatasi ketat tentu sangat bedampak terhadap industri pariwisata," ujar Sunyoto, Minggu (21/11/2021).

Sunyoto menambahkan, bahwa PHRI sudah mematuhi protokol kesehatan. Destinasi wisata sudah melengkapi diri dengan berbagai syarat, baik CHSE dan aplikasi Pedulilindungi. Tentu jika mengacu pada aturan tersebut bahwa tempat-tempat wisata dan penginapan sudah layak beroperasi. 

Ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali terkait rencana penerapan PPKM level 3 terlebih jika destinasi wisata ikut ditutup kembali. Sebab setelah hampir 4 bulan mati suri, ekonomi sektor wisata di Gunungkidul baru akan merangkak naik tidak menutup kemungkinan akan kembali padam.

"Ekonomi sektor wisata baru akan bergairah, kami berharap wisata tidak ditutup," tandas dia.