Penuhi Kebutuhan Air Petani di Lahan Kering, Pemerintah Bangun Sumur Bor
Peristiwa

Penuhi Kebutuhan Air Petani di Lahan Kering, Pemerintah Bangun Sumur Bor

Playen, (gunungkidul.sorot.co)--Program Optimasi Lahan Kering (OPLA) Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul kembali meresmikan pembangunan sumur bor, Senin (22/11/2021).

Peresmian secara simbolis ditandai pengguntingan pita dan penanda tanganan prasasti oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Dalam kesempatan tersebut bupati juga meninjau langsung lokasi pembangunan sumur bor berjarak lebih dari 400 meter dari lokasi peresmian.

Sunaryanta menilai dengan pembangunan sumur bor dan irigasi merupakan bentuk support pemerintah melalui dinas terkait dalam upaya pemenuhan kebutuhan air dibidang pertanian pada lahan kering. Dengan demikian harapannya peningkatan produksi dapat tercapai dan kesejahteraan masyarakat petani dapat diwujudkan.

"Dengan seluruh upaya ini dapat mewujudkan sembada pangan bahkan surplus di Gunungkidul dan kegiatan pertanian dapat terus berkelanjutan tidak mengandalkan musim" ungkapnya

Terpisah, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono menyampaikan bahwa program sumur irigasi swakelola senilai sekitar 142 juta dipakai untuk membangun 2 unit sumur bor di tiap kelompok tani. 

"Ada 6 kelompok tani yang tersebar di 3 desa meliputi Banaran, Bandung , Logandeng sehingga jumlah total ada 12 titik sumur irigasi," kata Raharjo