Pelaku Penganiayaan Pelajar Belum Ditangkap, Polisi Dinilai Lamban Tangani Kasus
Hukum & Kriminal

Pelaku Penganiayaan Pelajar Belum Ditangkap, Polisi Dinilai Lamban Tangani Kasus

Ponjong,(gunungkidul.sorot.co)--Aksi penculikan dan penganiayaan terhadap Ytl (15) pelajar kelas VII SMP di Kabupaten Gunungkidul ini terus bergulir. Dukungan terhadap remaja asal Padukuhan Ngrombo II, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo yang menjadi korban kekerasan serta persekusi oleh sekelompok orang agar mengaku telah mencuri tabung gas elpiji datang dari berbagai pihak.

Salah satunya dukungan ini datang dari rekan-rekan korban yang tergabung dalam kelompok hadroh masjid Nurul Huda Dusun Susukan IV, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong. Mereka mendesak penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus yang menimpa rekannya.

Dalam sebuah rekaman video, sekelompok pemuda dengan membawa bendera NU menyatakan sikap dukungan terhadap korban.

Kami keluarga besar majelis shalawat masjid Nurul Huda mendukung penuh kepada rekan kami Ytl selaku korban, dan mendorong pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut,'' ucap mereka dalam video yang disebarluaskan melalui media sosial.


Sementara itu pengurus Masjid Nurul Huda, Nurani Priyanto (42) menilai penyelidikan yang dilakukan polisi berjalan lamban. Sebab sejak pelaporan hari Selasa (21/06/2022) lalu, hingga sekarang belum ada tindakan polisi untuk menangkap pelaku. 

Yang kami rasakan jelas setelah di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) harusnya sudah ada status tersangka. Wong barang bukti pernyataan menculik dan video penganiayaan sudah ada,'' tutur lelaki yang akrab dipanggil Nur Kipli pada Kamis (23/06/2022).

Ia menduga lambannya penetapan tersangka karena pelaku penculikan dan penganiayaan dilindungi oleh seseorang yang berpangkat tinggi, sehingga kasus tersebut masih mengambang.