Petani Panen Raya, Ketela Pak Subardi Hasilnya Gede - gede
Ekonomi

Petani Panen Raya, Ketela Pak Subardi Hasilnya Gede - gede

Tanjungsari, (gunungkidul.sorot.co)--Petani di Kabupaten Gunungkidul, khususnya zona selatan saat ini sedang getol memanen hasil bumi bebrupa ketela pohon. Mereka berharap panen bulan Agustus ini hasilnya memuaskan.

Infomasi dari petani, harga komoditas ketela Gatotkaca kondisi kering berkisar Rp 2.000 hingga Rp 2.500 per satu kilogram.

Salah satu petani yang terbilang cukup sukses panen ketela yakni Subardi, warga setempat. Ia berhasil panen ketela Gatotkaca berukuran cukup besar. Hasil panen tersebut sebagian akan diolah menjadi olahan gatot dan dijual di pasar.

Ya biasanya kita jual gaplek. Diluar itu biasanya kita olah menjadi pakan ternak sapi,” ujar Subardi, Kamis (04/08/2022).


Melihat perbedaan hasil tanam, Subardi mengatakan bahwa kondisi kemiringan tanah juga turut mempengaruhi hasil panen ketela. 

Kalau tanahnya datar, nanti biasanya air hujan itu akan mengendap dan menampung di bawah tanah sehingga nanti hasil singkongnya putih dan besar. Sedangkan di daerah kehutanan yang lereng tanahnya miring, pupuk sama airnya juga tidak akan menetap di tanahnya. Makanya hasilnya nggak begitu besar dan cenderung kecil. Ini juga kita baru pertama kali dapat hasil yang sebagus ini,” jelas Subardi.

Berbeda dengan Subardi, petani lain di Kalurahan Hargosari, Wasiran mengatakan bahwa saat ini lahan yang ia tanami ketela Gatotkaca terancam gagal panen. Hal itu diduga karena hama dan faktor pupuk yang tidak cukup baik.

Ini kemungkinan gagal panen, kemarin banyak yang mati. Entah karena pupuknya bisa jadi, dan ini juga banyak yang rusak karena dimakan hama,” tutur Wasiran.

Selain khawatir gagal panen, ia mengaku khawatir dengan harga jual ketela pohon yang semakin menurun dibanding tahun sebelumnya.

Untuk harga satu kilonya turun dari tahun kemarin. Kemarin harganya Rp 2.500 sekarang cuma Rp 2.000,” keluhnya. (ratih)