Menyusuri Geosite Kali Ngalang Bersama Forkom Deswita Gunungkidul
Wisata

Menyusuri Geosite Kali Ngalang Bersama Forkom Deswita Gunungkidul

Gedangsari, (gunungkidul.sorot.co)--Dalam rangka menyongsong hari pariwisata dunia, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul bersama Forkom Deswita Kabupaten Gunungkidul menggelar acara Rethinking Tourism pada Minggu (18/09/2022).

Mereka mengajak menyusuri Geosite Kali Ngalang di Kapanewon Gedangsari yang merupakan salah satu geosite dari belasan yang geosite yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Arif Aldian, Ketua Forkom Deswita Kabupaten Gunungkidul, Agung Nugroho, perwakilan Pemerintah Kalurahan Ngalang, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta juga seluruh para ketua desa wisata.

Acara diawali dengan senam pagi, dilanjutkan dengan pembagian doorprize yang dilakukan oleh panitia. Setelah itu acara pun di lanjut dengan kegiatan susur Kali Ngalang yang dipandu oleh Priharjo Sanyotos selaku Pembimbing / Penanggung Jawab Georesearch Indonesia.

Geosite Kali Ngalang yang terletak di Padukuhan Karangrejo ini terdapat fosil jejak (ichnofossil) dari kehidupan jutaan tahun lalu. Seperti yang terdapat tepat dibawah jembatan jalan Sambipitu - Nglipar, ada semacam ukiran seperti cacing yang terbentuk di atas batuan, atau bisa disebut juga fosil bioturbasi.

Ichnofosil ini jarang sekali dijumpai. Sepanjang yang saya ketahui, yang bisa dilihat dengan mudah salah satunya ada di sini (Kali Ngalang) sama di Swiss dan Prancis,” ucap Priharjo Sanyoto.


Setelah melihat fosil bioturbasi yang berada di pos 1, para peserta diajak menyusuri track sejauh kurang lebih 500 meter menuju pos 2. 

Priharjo Sanyoto juga menyampaikan kegiatan susur Kali Ngalang ini bertujuan untuk menceritakan tentang lapisan batuan yang ditandai dengan perbedaan kondisi alam pada jutaan tahun yang lalu, guna menambah ilmu pengetahuan mengenai ilmu geologi.

Seusai menyusuri Kali Ngalang, kegiatan pun dilanjut dengan pertemuan rutin Forkom Desa Wisata Gunungkidul yang berjumlah 38 desa. Dengan adanya acara seperti ini harapannya masyarakat bisa lebih mengenal dan mengetahui titik-titik desa wisata yang sangat banyak, serta mampu menggali potensinya.

Kedepan semoga, semua desa wisata tetap memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Jadi semisal desa mempunyai potensi apa ya dikeluarkan biar semakin dikenal masyarakat luas. Kemudian juga bisa banyak yang membagikan potensi yang dimiliki desa wisata melalui sosial media baik dari desa itu sendiri maupun para pengunjung. Harapannya dengan itu bisa meningkatkan perekonomian dari segi wisata yang ada di Kabupaten Gunungkidul,” ungkap Agung Nugroho, Ketua Forkom Desa Wisata Kabupaten Gunungkidul. (adimas)