Mobil Bergoyang, Muda-Mudi Terciduk Berbuat Mesum
Peristiwa

Mobil Bergoyang, Muda-Mudi Terciduk Berbuat Mesum

Playen, (gunungkidul.sorot.co)--Sepasang kekasih terciduk warga ketika berbuat mesum di sekitar Lapangan Cemara Jajar depan Balai Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul pada Minggu (27/11/2022) petang.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang curiga saat melihat ada mobil terparkir di sekitar lapangan Kalurahan Ngunut itu bergoyang-goyang.

Warga yang memergoki sepasang kekasih tengah melakukan hal tak senonoh itu pun geram. Mereka sempat ingin menghakimi muda-mudi itu namun untungnya perilaku main hakim sendiri itu dapat dicegah. Akhirnya mereka berdua hanya dibawa ke Balai Kalurahan Ngunut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Itu di depan balai kalurahan, di dalem mobil. Katanya itu habis dari masang keramik. Yang putri itu asal Padukuhan Tanjung, yang putra itu Padukuhan Gubukrubuh, dua-duanya dari Getas. Sempat hampir dihakimi massa, tapi untung nggak jadi. Jadinya dibawa ke Kalurahan sama warga,” jelas Iswanto Hadi, Lurah Ngunut, Selasa (29/11/2022).

Dirinya menambahkan, seusai kejadian tersebut pun, orangtua dari kedua belah pihak pun didatangkan ke balai Kalurahan Ngunut untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dengan dibantu pihak pemerintah kalurahan sebagai penengah. 

Selain itu untuk memberi efek jera bagi sepasang kekasih itu, karang taruna juga mengenakan sanksi kepada mereka berdua

Kita temukan di balai kalurahan kedua belah pihak, dan semuanya sudah menyetujui apa yang jadi kesepakatan bersama. Kami hanya sebagai penengah. Yang memberi sanksi itu dari karang taruna, yang disetujui dari sana itu Rp 1,5 juta. Sebagai pembelajaran pihak sana sekaligus memberi efek jera,” imbuh Lurah.

Iswanto juga menyampaikan, bahwa kejadian serupa memang sering berulang kali terjadi di kawasan lapangan cemara jajar tersebut. merespon hal tersebut, dirinya bersama warga memperketat keamanan sekitar dengan melakukan ronda serta membuat portal untuk akses masuk ke daerah tersebut.

Karena sering kejadian-kejadian seperti itu sehingga kita portal, sudah berulang kali. Memang sering buat nongkrong dan kencan sekitar situ, jadi kedepannya bakal lebih waspada,” tegas Iswanto.