Pemerintah Perangi Wabah Penyakit LSD, Kenali Ciri-cirinya
Peristiwa

Pemerintah Perangi Wabah Penyakit LSD, Kenali Ciri-cirinya

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Lumpy Skin Disease (LSD) merupakan penyakit kulit hewan yang disebabkan oleh virus. Penyebarannya dapat terjadi karena vektor pembawa penyakit seperi nyamuk, lalat dan caplak.

Dengan adanya suspek dugaan sapi terkena LSD, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul menghimbau masyarakat agar selalu merawat kebersihan di area ternak dan menimalisir membeli ternak dari luar daerah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, drh.Retno Widyastuti menjelaskan, LSD bukan merupakan penyakit zoonosis, sehingga tidak menular ke manusia. Akan tetapi penyebaran virus LSD ini dapat dengan mudah menyebar melalui vektor pembawa seperti nyamuk, lalat dan caplak.

Untuk saat ini kami masih berusaha melakukan upaya terbaik terkait adanya suspek atau dugaan adanya LSD di Gunungkidul,” jelas drh.Retno di kantornya, Selasa (24/01/2023) siang.

drh.Retno juga menambahkan, sapi yang terkena virus LSD akan mengalami ciri-ciri hewan kurang nafsu makan, kaki bengkak, demam suhu tinggi hingga muncul nodul/benjolan pada kulit sapi. 

Meskipun tingkat kematian (mortalitas) dibawah 10 %, namun bila mana tidak ditanggani dan mencegah dengan baik maka akan menimbulkan kerugian pada peternak.

Saat ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga sudah mengupayakan pengadaan vaksin untuk LSD guna pencegahan dini.

Kami sudah berupaya pengadaan vaksin. Nanti bila mana sudah sampai, kami akan melakukan pelaksaannya di lapangan,” imbuhnya. (bimo)