Masa Jabatan Lurah Diperpanjang Jadi 8 Tahun ?
Pemerintahan

Masa Jabatan Lurah Diperpanjang Jadi 8 Tahun ?

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Badan Legislasi (Baleg) DPR RI telah menerima aspirasi Asosiasi Kepala Desa dan Perangkat Desa yang menginginkan adanya revisi UU Desa. Salah satu poin krusial yang disepakati yakni terkait masa jabatan Kepala Desa menjadi 8 (delapan) tahun dan dapat dipilih paling banyak untuk 2 (dua) kali masa jabatan.

Kami menangkap aspirasi dari Asosiasi Kepala Desa dan Perangkat Desa yang menginginkan mendesak UU Desa itu direvisi dan sudah kita tangkap itu dan menjadi usulan inisiatif DPR. Dan kemarin janji kita pada masa sidang ini akan disahkan setidaknya di Pengambilan Tingkat 1 di Baleg sesuai penugasan dari Pimpinan,” ujar Wakil Ketua Baleg DPR RI, Achmad Baidowi, Senin (05/02/2024).


Hasil Panja kemudian secara resmi disepakati oleh seluruh 9 Fraksi di Pembahasan Tingkat 1 dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Baleg, Supratman Andi Agtas. 

Baidowi mengungkapkan, langkah selanjutnya hasil Panja Pembahasan Tingkat 1 tinggal diserahkan ke Rapat Paripurna terdekat.

Terkait hal tersebut, Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Semar Kabupaten Gunungkidul, Suhadi mengatakan bahwa pihaknya menunggu hingga aturan tersebut disahkan. Jika benar terwujud hal tersebut, pihaknya menyambut baik.

Namun demikian ia menerangkan bahwa ada konsekensi bagi Lurah yakni harus betul-betul mampu mewujudkan tatanan birokrasi kalurahan yang profesional, mempunyai komitmen dan integritas. Harapannya, pemerintah kalurahan bisa memberikan pelayanan prima dan memberdayakan masyarakat dengan baik.

Impact secara jangka panjang tentu harus mampu mengurangi angka kemiskinan, pengangguran, dan stunting. Terlebih penambahan waktu jabatan lurah menjadi 8 tahun ini sesungguhnya menambah masa dalam memikul beban amanah yang dititipkan oleh rakyat kepada lurah, sehingga dalam tataran hasil harus nampak dan terwujud di masing-masing wilayah kalurahan,” ujar Suhadi, Rabu (07/02/2024).