Diprotes Warga Soal Tower, Pak RT Ngaku Salah
Peristiwa

Diprotes Warga Soal Tower, Pak RT Ngaku Salah

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Polemik soal pendirian calon tower baru di Padukuhan Jeruk, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari berbuntut pengakuan dari Ketua RT setempat, Muryanto. Menurutnya, adanya beberapa warga yang sempat protes soal pendirian tower dipicu perkara miskomunikasi belaka.

Didampingi Irkham, salah seorang pengurus RT 07 Padukuhan Jeruk, Muryanto mengakui kesalahan lantaran tidak melibatkan 2 orang warga terdampak pada saat awal rembugan soal tower. Meski begitu setelah pertemuan pertama, pihak RT pun juga memberikan sosialisasi sebanyak 2 kali kepada warga setempat dan tidak ada protes.

Saya minta maaf kepada Bu Suti dan Pak Sakun, saya memang salah. Itu miskomunikasi saja. Tapi sebetulnya saya tidak ada niatan untuk bermain atau macem-macem dalam program pendirian tower ini. Apalagi mencari untung secara pribadi,” kata Muryanto diamini Irkham, Minggu (26/11/2017).


Dia membeberkan, program tower tersebut akan dimanfaatkan untuk mensejahterakan warga lantaran rencananya bakal ada pemasukan untuk kas RT 07 senilai puluhan juta rupiah dikemudian hari. Dana itu pun nanti akan dikembalikan untuk kepentingan dan kegiatan warga tahun 2018 mendatang. 

Nominal kas RT itu berapa kita belum berani sampaikan karena masih harus komunikasi dengan beberapa pihak terkait. Kalau untuk sewa tanahnya itu 11 tahun milik Pak Iwan, warga ekonomi menengah ke bawah. Disewa berapa kita juga belum tahu, itu bukan saya nutup-nutupi,” tambah Irkham.

Menyusul adanya polemik itu, jajaran pengurus RT setempat mengaku akan segera mencari solusi terbaik agar miskomunikasi itu tidak berbuntut masalah lain.

Itu Kita akan rembug bareng warga lagi, jika memungkinkan. Maunya mau seperti apa. Karena kami juga tidak ingin dicurigai bermain. Nanti dikiranya ada kepentingan pribadi dibalik itu semua. Infonya itu cuma tower pantul setinggi 30 meter, bukan tower pemancar,” tandas mereka.