Iming-iming Uang Rp 2 ribu, Lelaki Tua Cabuli Keponakan 9 Kali
Hukum & Kriminal

Iming-iming Uang Rp 2 ribu, Lelaki Tua Cabuli Keponakan 9 Kali

Playen,(gunungkidul.sorot.co)--Anggota Unit Reskrim Polsek Playen masih disibukkan dengan proses penyelidikan terkait tindak pidana yang membuat seorang gadis, sebut saja Kuncup, berusia 15 tahun warga Kecamatan Playen hamil 6 bulan. Sejumlah saksi masih terus dimintai keterangan lanjutan oleh para penyidik untuk menentukan perkara ini.

Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak melalui Kanit Reskrim Iptu Suryanto menjelaskan, tindakan bejat seorang pria berinisial AS (63) warga Kecamatan Playen, yang mencabuli keponakannya sendiri hingga hamil 6 bulan itu dilakukan di rumah pelaku selama beberapa kali. Berulang kali, tindakan asusila tersebut dilakukan dengan memaksa korbannya.

Iming-iming memberikan uang sebesar Rp 2.000 selalu diucapkan oleh AS tiap kali membujuk Kuncup agar mau melayani dirinya. Informasi yang diperoleh dari pelaku, aksi tersebut diingatnya telah dilakukan sebanyak 9 kali.

Adanya perkara ini sontak membuat geger warga sekitar. Mereka seolah tidak menyangka jika AS nekat melakukan hal tidak terpuji terhadap Kuncup yang merupakan keponakan sendiri.

Meski telah 6 bulan usia kandungan, namun pihak keluarga dan tetangga tidak ada yang curiga dengan perubahan fisik Kuncup, pun pada bagian perut perut yang membesar karena telah berbadan dua.

Disinggung mengenai jeratan yang akan dikenakan ke pelaku, Iptu Suryanto masih akan melakukan penyelidikan terkait hal ini. Pihaknya juga masih mendalami sejumlah data serta keterangan dari saksi. Namun atas perbuatannya itu, AS telah melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak, bahkan hingga hamil 6 bulan.

"Kami masih fokus penyelidikan perkara ini," ucapnya, Sabtu (21/07/2018).

Sebelumnya, aksi bejat baru saja terjadi di wilayah Kecamatan Playen. Seorang laki-laki tua diduga tega mencabuli gadis 15 tahun hingga hamil 6 bulan. Padahal gadis tersebut merupakan keponakannya. Perbuatan keji yang dituding dilakukan oleh AS terhadap Kuncup itu diketahui pada Kamis (19/07). 

Saat Kuncup tengah bersekolah, saat itu sejumlah guru merasa curiga dengan perubahan fisiknya yang semakin membesar terlebih bagian perut. Para guru berupaya memintai keterangan dari yang bersangkutan namun tidak mendapatkan jawaban yang sesuai.

Khawatir terhadap kondisi Kuncup, ia pun dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan. Kaget bukan main justru hasil menyatakan jika Kuncup telah berbadan dua dengan usia kandungan yang sudah tua.