35 Hari Rasulan Desa Kepek, 10 Gunungan Diarak Hari Ini
Budaya

35 Hari Rasulan Desa Kepek, 10 Gunungan Diarak Hari Ini

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)-- Warga Desa Kepek, Kecamatan Wonosari menggelar bersih desa atau rasulan, Sabtu (21/07/2018) siang. Acara genduri dan saling rebut gunungan yang menjadi acara inti tersebut diadakan di Balai Desa Kepek yang melibatkan 10 padukuhan setempat.

Rasulan di Desa Kepek ini cukup meriah. Berbagai acara dihadirkan jelang kegiatan tersebut, mulai dari Kirab Ageng Budaya pada Sabtu (14/07), wayang Cakruk pada Jumat (20/07) malam, hingga genduri dan arak-arakan gunungan.

Pada acara inti, kegiatan dimulai dengan karawitan pukul 08.00 WIB yang di balai desa. Setelah azan Zuhur, masing masing padukuhan yang telah menyiapkan gunungan, akan dijemput oleh 1 kelompok reog guna menginformasikan bahwa kegiatan genduri segerai dimulai.

Sebelum gunungan dibawa menuju titik keberangkatan di Kantor Kecamatan Wonosari yang lama, terlebih dahulu masing-masing padukuhan mengadakan sedekahan. Setelah itu gunungan dibawa menuju lokasi keberangkatan untuk diarak menuju Balai Desa Kepek. Disana 10 gunungan tersebut akan dinilai guna memperebutkan juara 1 hingga harapan 2.

Sesampainya di balai desa, genduri dan beberapa gunungan yang telah terkumpul diberi doa oleh sesepuh. Setelah itu, barulah 10 gunungan diperebutkan oleh ratusan warga yang sesaki lokasi.

Baik muda, tua, laki-laki, maupun perempuan berebut satu sama lain. Bahkan mereka hingga rela memanjat gunungan yang telah disediakan demi mendapat berkah dari hasil bumi yang direbutnya. Gunungan berisi buah-buahan dan sayur mayur ludes tak tersisa dalam acara tersebut.

Setelah puas saling berebut gunungan, masyarakat dimanjakan dengan penampilan reog dari 2 padukuhan di desa tersebut, yaitu Padukuhan Trimulyo I dan Sumbermulyo.

Untuk menyukseskan agenda rasulan Desa Kepek, telah terkumpul dana sebesar Rp 54 juta dari 3.800 kepala keluarga seluruh padukuhan yang berpartisipasi. Jumlah tersebut rupanya masih kurang dari yang ditargetkan, yakni Rp 84 juta. Kendati demikian, perayaan tradisi tersebut terselenggara dengan sukses.

"Kekurangan dana diambilkan dari dana desa," terang Sugjarwono selaku ketua panitia, Sabtu (21/07/2018).

Perayaan tak sampai disitu saja. Untuk menutup acara bersih desa tahun ini, masih di balai desa akan diadakan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang didalangi Ki Radyo Harsono dari Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. 

"Bersih desa rasul kita gabungkan perayaan 17-an Agustus. Kita budaya oke dan NKRI kita tetap ada," terang Kades Kepek, Bambang Setiawan Budi Santoso.

Menurutnya, acara rasualan pada tahun ini sangat spesial lantaran diadakan selama 35 hari, tepatnya dari tanggal 14 Juli hingga 17 Agustus 2018. Dengan begitu melalui media budaya ini ia berharap warga Desa Kepek mempunyai rasa handarbeni.

"Kami dari pemerintah desa dan warga siap menjadi penjaga gawang budaya Jawa maupun Yogyakarta," imbuhnya.