Berada di Perbukitan, Zona Utara Kekeringan Ekstrem
Pemerintahan

Berada di Perbukitan, Zona Utara Kekeringan Ekstrem

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Dampak kekeringan akibat musim kemarau masih terus dirasakan oleh sebagian warga Gunungkidul. Jika biasanya zona selatan yang menjadi fokus droping air dari pemerintah dan beberapa pihak swasta, ternyata tidak banyak yang tahu jika zona utara pun juga mengalami hal yang sama. Bahkan dapat dikatakan sedikit lebih ekstrem dibandingkan zona selatan.

Pasalnya di zona utara mayoritas desa-desa berada di atas perbukitan sehingga jika musim kemarau seperti ini masyarakatnya juga mengalami kesulitan air bersih. Air yang mengalir tentu tidak bisa naik sampai ke tujuan. Hanya saja jumlah penduduk yang terdampak kekeringan tidak sebanyak masyarakat di zona selatan.

Kepala BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, hingga Sabtu (21/07) kemarin pihaknya baru mendapatkan laporan permohonan dari Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen dan Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar. Dua desa ini telah mengajukan surat lantaran kebutuhan air di wilayah tersebut sudah tidak dapat dicukupi.

"Beberapa waktu lalu sudah kami lakukan droping air. Karena memang faktor geografisnya," ucap Edy Basuki, Minggu (22/07/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, seperti di Kecamatan Gedangsari dan sebagian desa di Kecamatan Ponjong memang terdampak kekeringan. Hanya saja wilayah tersebut hingga saat ini belum mengajukan permohonan ke BPBD Gunungkidul. Dimungkinkan hal ini karena dari masing-masing kecamatan sudah dapat memenuhi kebutuhan air bersih. 

"Dua kecamatan itu kan memiliki tanki sendiri, ya mungkin karena dari kecamatan sudah dapat mencukupi air bersih jadi sampai sekarang belum daftar ke BPBD," imbuh dia.

Hingga saat ini, pihaknya masih terus melakukan droping air ke sejumlah wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Dari 3.360 tanki yang disediakan oleh pemerintah untuk mencukupi kebutuhan air bersih, saat ini baru sedikitnya 700 lebih tanki yang telah dikeluarkan oleh BPBD.

"Tentu kami optimis jumlah tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Gunungkidul selama musim kemarau. Tidak perlu sungkan jika memang kekurangan air langsung meminta rekomendasi dari desa kemudian mengajukan ke BPBD," tutup dia.