Jual Trenggiling, Warga Kemadang Diringkus Petugas
Hukum & Kriminal

Jual Trenggiling, Warga Kemadang Diringkus Petugas

Tanjungsari,(gunungkidul.sorot.co)--Salah seorang warga Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari diringkus petugas lantaran kedapatan memelihara dan menjualbelikan satwa yang dilindungi oleh pemerintah, Senin (23/07). Kar (53) diamankan oleh petugas pengamanan dan penegakkan Hutan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK ) wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara bersama anggota Satreskrim Polres Gunungkidul dan Unit Reskrim Polsek Tanjungsari.

Kasi Humas Polsek Tanjungsari, Aiptu Tumiran mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi yang diperoleh dari media sosial terkait promosi penjualan satwa yang dilindungi yakni hewan Trenggiling. Mendapat informasi tersebut, BPPHLHK Jawa, Bali dan Nusa Tenggara kemudian melakukan penyelidikan.

Mendapat hasil kebenaran informasi dan keberadaan terduga pelaku, BPPHLHK lantas berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gunungkidul untuk dilakukan penanganan lanjutan. Petugas kemudian bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap Kar.

Hingga pada Senin siang petugas gabungan menuju lokasi rumah yang bersangkutan. Benar adanya, ditemukan sebanyak 5 Trenggiling dipelihara oleh Kar yang ditempatkan di sebuah kandang besi. Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan oleh petugas, Kar sendiri mendapat trenggiling-trenggiling tersebut dari hasil berburu di sepanjang Pantai Sadeng dan sekitarnya.

Niatnya berburu trenggiling tersebut memang akan dijual untuk mendapat keuntungan. Tentu hal tersebut merupakan suatu pelanggaran, lantaran dengan jelas terdapat Undang-undang yang mengatur jika seseorang dilarang untuk memelihara atau memperjualbelikan satwa yang dilindungi oleh pemerintah.

"Kemarin memang dari Kehutanan yang melakukan penangkapan. Dari polisi hanya pendampingan baik Polres maupun Polsek Tanjungsari," kata Kasi Humas Polsek Tanjungsari Aiptu Tumiran, Selasa (24/07/2018).

"Kalau harganya tidak tahu, dari petugas LHK yang lebih tahu," imbuh dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Riko Sanjaya mengatakan, proses hukum terhadap Kar (53) warga Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari secara keseluruhan dilakukan oleh LHK. Namun demikian yang bersangkutan terancam hukuman penjara 5 tahun penjara akibat ulah yang dilakukan, yakni memelihara dan menjual satwa yang dilindungi.

"Sudah langsung diamankan dan dibawa petugas," ujarnya.