Kerugian Banjir dan Longsor Masih Dikaji, BPBD Bakal Rangkul OPD Terkait
Peristiwa

Kerugian Banjir dan Longsor Masih Dikaji, BPBD Bakal Rangkul OPD Terkait

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Banjir dan tanah longsor yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (06/03) lalu mengakibatkan kerusakan beberapa sarana umum dan beberapa rumah milik warga.

Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa kerugian yang diakibatkan oleh banjir dan tanah longsor tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengungkapkan pihaknya masih melakukan pengkajian terkait kerugian yang diakibatkan bencana tersebut. Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan sulitnya penghitungan kerugian akibat bencana, salah satunya adalah bagaimana menghitung secara mendetail kerusakan pada sarana umum seperti talud dan jalan.

Menghitung seperti itu kan tidak mudah, teman-teman kami di tim assessment pun sulit menghitung sedetail itu. Tapi kalau sekadar apa yang rusak, bagaimana kondisinya, kami masih bisa,” ujar Edy Basuki, Selasa (12/03/2019).

Karena itu, kedepan BPBD akan melibatkan beberapa OPD terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian dan Pangan apabila ada kerugian di bidang pertanian.  

Misal ada kerugian, seperti tanaman padi yang gagal panen, sapi yang jadi korban, nanti kita akan libatkan dinas pertanian,” lanjut Edy.

Diutarakan, kondisi saat ini sudah tidak ada korban yang mengungsi, semua sudah kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan warga yang rumahnya rusak dan benar-benar tidak bisa ditempati saat ini tinggal di rumah saudaranya.

Namun karena di beberapa titik seperti di Desa Watugajah dan Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari proses pembersihan harus menggunakan alat berat, hingga saat ini belum dapat dilakukan mengingat tingginya risiko apabila pembersihan dilakukan pada saat tanah masih basah.

Jadi akan kita lihat bersama operator (alat berat), jadi nanti biar operator alat berat yang akan ke lokasi, karena itu sangat riskan kalau kondisinya masih basah,” tambah Edy.

Intensitas hujan yang masih cukup tinggi di Gunungkidul dalam beberapa hari potensi banjir dan longsor menurut Edy masih cukup besar. Oleh karena itu ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan memantau perkembangan informasi dari BMKG.