Maling di Semanu, Korban Sempat Ditodong Pistol
Hukum & Kriminal

Maling di Semanu, Korban Sempat Ditodong Pistol

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Akhmad Nur Habib (27), pemuda asal Sidomulyo Timur, Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang resmi berstatus sebagai narapidana setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Wonosari menyatakan dirinya bersalah.

Akhmad divonis pidana penjara selama 11 bulan dalam sidang putusan yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Wonosari, Selasa (12/03/2019). Ia dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindak pidana pencurian di sebuah ruko yang berada di Padukuhan Kwangen Lor, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu pada Senin 26 November 2018 sekitar pukul 03.30 WIB dinihari.

Akhmad melakukan aksinya bersama seorang temannya, Y yang sampai sekarang masih berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO). Saat itu mereka berdua sedang dalam perjalanan ke arah pantai, namun ketika mereka melewati sebuah ruko milik Wiyono di Padukuhan Kwangen Lor, Y meminta Akhmad untuk menghentikan sepeda motornya.

Y kemudian berjalan ke arah Wiyono yang saat itu sedang tidur di teras rukonya bersama temannya, Suryanto. Dengan perlahan, Y melepas tas selempang yang berada di bahu Wiyono dan membawanya lari.

Wiyono sebenarnya sudah sadar dari bangunnya dan berusaha mengejar Akhmad dan Y yang membawa tas selempangnya. Namun karena Y menodongkan soft gun kepada Wiyono dan mengancam akan membunuhnya, Wiyono akhirnya melepaskan tas selempangnya dibawa kabur kedua pelaku.

Diketahui di dalam tas selempang milik Wiyono yang dibawa lari pelaku berisi satu buah dompet berisi uang Rp 70 ribu, STNK, SIM, serta satu buah telepon genggam merk Nokia.

Kedua pelaku kemudian menjual telepon genggam milik Wiyono seharga Rp 50 ribu yang digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari seperti bensin, makan, dan rokok.

Atas tindakannya ini, Ahmad dijerat dengan Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 1 dan ke 2 KUHP subsidair Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 4 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian Disertai Kekerasan.

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Akhmad Nur Habib dengan pidana kurungan selama 11 bulan,” ujar Hakim Ketua, Y. F. Tri Joko Gantar Pamungkas ketika membacakan amar putusan.