Lari dari Utang Puluhan Juta, Seorang Perempuan Dikurung Dua Tahun
Hukum & Kriminal

Lari dari Utang Puluhan Juta, Seorang Perempuan Dikurung Dua Tahun

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Katharina Tri Widowati (44), perempuan warga Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan akhirnya dijatuhi hukuman pidana penjara selama dua tahun oleh majelis hakim. Putusan ini dijatuhkan kepada dirinya dalam sidang yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Wonosari, Selasa (12/03/2019).

Katharina terbukti telah mencoba lari dari utang sebesar Rp 45 juta kepada Eka Irawati, warga Padukuhan Winong, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari.

Kasus ini bermula ketika Katharina meminta tolong kepada Eka Irawati pada tanggal 31 Juli 2018 untuk mencarikan orang yang bersedia menggadai mobil Toyota Yaris YRD warna merah Nopol B 17 KTW miliknya.

Kepada Eka, Katharina mengaku sedang membutuhkan uang sebesar Rp 45 juta untuk membayar uang muka rumah dan sepeda motor anaknya, Deing (25) yang ternyata belakangan diketahui sebagai suaminya.

Akhirnya diperoleh orang yang bersedia menggadai mobil milik Katharina yaitu Indardi, warga Desa Kepek, Wonosari dengan ketentuan uang yang diterima akan dipotong 10 % serta bunga sebesar 10 % setiap bulannya.

Kemudian pada tanggal 2 Agustus 2018 dicapai kesepakatan antar kedua pihak dengan persyaratan tambahan, yaitu menjadikan Eka sebagai penanggung jawab mengingat Indardi yang belum mengenal baik pelaku.

Suatu sore, pada tanggal 14 September 2018 Katharina kembali menghubungi Eka untuk meminta tolong menyampaikan kepada Indardi bahwa ia hendak menyewa mobilnya yang saat itu sudah digadaikan kepada Indardi selama 1 sampai 2 hari untuk keperluan wisuda anaknya. Indardi pun bersedia menyewakan mobil tersebut dengan syarat ada mobil lain untuk dijadikan jaminan.

Sebenarnya Eka sudah menawarkan kepada Katharina supaya ia memakai mobil Ertiga miliknya saja, namun Katharina menolak dengan alasan saat wisuda nanti suami dan anak-anaknya akan datang. Ia justru mendesak Eka supaya bersedia menjadikan mobilnya sebagai pengganti jaminan gadai atas hutang Katharina kepada Indardi.

Akhirnya Eka merelakan mobil Ertiga miliknya sebagai jaminan selama Katharina membawa mobil Yaris yang ia gadaikan kepada Indardi yaitu antara 1 sampai 2 hari.

Namun ternyata Katharina tidak menepati janjinya, sampai waktu yang dijanjikannya ia belum juga mengembalikan mobil Yaris kepaa Indardi. Bahkan baik Katharina maupun Deing tidak bisa dihubungi selama beberapa hari, karena itu akhirnya Eka melaporkan Katharina ke polisi.

Katharina berhasil ditangkap oleh anggota Polres Gunungkidul pada tanggal 20 Oktober 2018, sesaat setelah acara wisuda Deing di salah satu kampus swasta di Yogyakarta. Ia dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan diganjar pidana penjara selama 2 tahun, lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum yakni selama 2 tahun 6 bulan.

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Katharina Tri Widowati dengan pidana kurungan selama 2 tahun,” ujar hakim ketua, Agung Budi Setiawan ketika membacakan amar putusan.