Sering Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah Menahun
Peristiwa

Sering Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah Menahun

Nglipar,(gunungkidul.sorot.co)--Jalan alternatif yang menghubungkan Kecamatan Nglipar dan Kecamatan Karangmojo, tepatnya di Padukuhan Nglipar Lor, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar sudah lebih dari dua tahun ini rusak parah.

Ketua RT 01/ RW 03, Cahyo mengungkapkan, rusaknya jalan raya di Padukuhan Nglipar Lor bermula ketika banyaknya truk-truk besar yang melewati jalan tersebut pada saat pembangunan Jembatan Klayar pada akhir 2016 silam.

Sampai sat ini perbaikan jalan yang dilakukan hanya sebatas menambal bagian-bagian yang berlubang dengan batu keprus oleh warga.

Banyak (truknya), nggak ngitung, besar-besar juga, ada yang bawa alat berat juga dulu,” ujar Cahyo, Rabu (20/03/2019).

Cahyo juga menambahkan bahwa jalan yang rusak di Nglipar Lor mencapai panjang sekitar 2 kilometer, mencakup lima RT. Salah satu akibatnya yakni kerap terjadi kecelakaan, terutama bagi mereka yang tidak biasa lewat jalan tersebut. 

"Ya lumayan ramai, ini kan menghubungkan Nglipar, Karangmojo, sama Ngawen. Soalnya kalau lewat jalur utama kan muter lebih jauh juga. Sering itu ada yang kecelakaan, kebanyakan para pendatang yang belum hafal medan," tambah.

Senada dengan Cahyo, Ketua RT 02/ RW 03, Kuntoro juga mengungkapkan rusaknya jalan tersebut akibat dari banyaknya truk-truk proyek saat pembangunan jalan dan jembatan di Padukuhan Klayar, Desa Kedungpoh, Nglipar sekitar 2 tahun silam.

Kata Kuntoro, sebelumnya sempat ada peninjauan dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut, tapi sampai saat ini belum terealisasi.

Dari kabupaten, dulu bilang begitu. Bilang kalau ini mau diperbaiki, begitu. Kalau kapannya tidak tahu,” ujar Kuntoro berbahasa Jawa.

Rusaknya jalan ini juga dikeluhkan pengguna jalan, terutama mereka yang sehari-hari melewati jalan tersebut. Salah satunya adalah Pujianti (28), warga Desa Kedungpoh.

Ya lumayan sering lewat sini. Soalnya kalau lewat jalur utama kan harus muter lebih jauh. Kalau ditanya takut, ya takut, tapi karena sudah biasa ya jadi biasa saja, yang penting hati-hati,” ujar dia.