Ratusan Orang Ketiban Rezeki Nomplok dari Surat Suara Pemilu
Ekonomi

Ratusan Orang Ketiban Rezeki Nomplok dari Surat Suara Pemilu

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Tahun politik ini membawa berkah tersendiri bagi sebagian masyarakat Gunungkidul. Hal ini lantaran KPU Gunungkidul melibatkan ratusan pekerja guna melakukan sortir dan pelipatan surat suara.

Mulai Selasa (19/03) kemarin ratusan warga laki turut serta melakukan pensortiran dan pelipatan surat suara di KPU Gunungkidul. Dalam perekrutan tenaga kerja, syarat yang harus dipenuhi diantaranya yakni tidak buta warna, usia sudah 17 tahun dan bisa baca tulis.

Satu lembar surat suara yang berhasil dikerjakan dihargai berbeda-beda, tergantung kerumitan masing-masing. Untuk surat suara Presiden - Wakil Presiden dihargai Rp 50/lembar, DPD Rp 70/lembar, DPRD Kabupaten, serta DPRD Provinsi dan DPR RI dihargai Rp150/lembar.

Ditargetkan dalam satu hari, satu orang dapat mengerjakan 1.000 surat suara. Mereka mulai bekerja dari pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Ditambahkan, saat ini KPU Gunungkidul baru menerima kiriman surat suara DPR RI sejumlah 618.012 lembar. Ribuan surat suara ini dikerjakan oleh 300 pekerja.

Hingga kini pihak KPU masih menunggu kiriman 4 jenis surat suara lain. Sementara pengerjaan ribuan surat suara untuk pemilu 17 April mendatang ini ditargetkan selesai 8 hingga 10 hari.

Kiki, salah seorang penyortir asal Desa Mulo, Kecamatan Wonosari mengaku ikut kegiatan sortir dan lipat surat suara sekedar untuk mengisi waktu luang. Perempuan ibu rumah tangga ini tidak memiliki pekerjaan sehingga tertarik ikut kerja melipat surat suara.

Bukan hanya kaum hawa saja, bapak-bapak pun turut andil mengais rezeki. Salah satunya ialah Rukiyadi (50) warga Desa Logandeng, Kecamatan Playen. Ia mengaku senang bisa ikut kerja menjadi tukang sortir surat suara.

"Karena ada kesempatan cari penghasilan, jadi saya ikut. Daripada panas-panas," ucap lelaki yang bekerja sebagai buruh serabutan itu, Kamis (21/03/2019).