Indonesia Butuh Pemimpin Baru, Sosok Prabowo - Sandi di Mata Heri Kriswanto
Politik

Indonesia Butuh Pemimpin Baru, Sosok Prabowo - Sandi di Mata Heri Kriswanto

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Heri Kriswanto mengungkapkan pentingnya Indonesia memiliki pemimpin baru. Menurutnya, Pilpres 17 April mendatang merupakan momentum yang tepat bagi bangsa Indonesia untuk mendapatkan pemimpin yang lebih baik.

Heri mengutarakan, dengan memilih pemimpin baru maka Bangsa Indonesia juga memiliki harapan baru untuk keadaan yang lebih baik. Bagi politisi partai PAN ini, Prabowo dan Sandiaga Uno adalah harapan itu sekaligus jawaban atas segala permasalahan yang ada di Indonesia saat ini.

"Karena dengan memilih pemimpin baru, maka kita memiliki harapan baru untuk Bangsa Indonesia yang akan datang, dan Prabowo - Sandi adalah harapan itu,” ujar Heri Kriswanto, Kamis (21/03/2019).

Di mata Heri, Prabowo dan Sandiaga Uno merupakan sosok pemimpin yang ideal. Kedepan pasangan ini diyakini akan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi rakyat Indonesia sehingga kesejahteraan rakyat dapat semakin ditingkatkan tanpa harus jauh-jauh bekerja ke luar negeri. 

Tidak seperti sekarang, dimana tenaga kerja asing berbondong-bondong ke Indonesia, sehingga warga Indonesia harus mencari sesuap nasi di negeri lain,” lanjutnya.

Setelah berhasil mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Gunungkidul periode 2014 - 2019, Heri Kriswanto kini juga mencalonkan diri sebagai anggota DPRD DIY untuk daerah pemilihan Gunungkidul melalui Partai PAN dengan Nomor Urut 2.

Maju sebagai calon anggota legislatif Tingkat Provinsi DIY, Heri bertekad untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Gunungkidul yang lebih sejahtera. Dengan menjadi anggota DPRD DIY, Heri merasa akan memiliki kewenangan yang lebih besar untuk mewujudkan tekadnya itu.

Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” ujar Heri Kriswanto yang juga mantan Kades Piyaman, Kecmaatan Wonosari itu.

Pria yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat ini juga berjanji akan menepis stigma negatif yang selama ini melekat kepada anggota dewan.

Sebagai anggota dewan itu harus berani, cerdas, peduli, merakyat, dan reformis. Dengan begitu tekad kita untuk mensejahterakan rakyat bukan hanya dapat tercapai, tapi juga bisa membuat anggota dewan lebih dicintai rakyat yang diwakilinya,” pungkasnya.