Sebentar Lagi Boyongan, Puskesmas Ini Akan Direhabilitasi Telan Rp 5 Miliar
Pemerintahan

Sebentar Lagi Boyongan, Puskesmas Ini Akan Direhabilitasi Telan Rp 5 Miliar

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Kesehatan setempat akan merehabilitasi Puskesmas Wonosari I. Untuk merehabilitasi Puskesmas tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 5,1 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengungkapkan rehabilitasi Puskesmas Wonosari I ini selain karena letaknya yang strategis, juga karena bangunan puskesmas tersebut merupakan bangunan lama. Selain itu, posisi gedung yang lebih rendah ketimbang badan jalan juga menjadi salah satu pertimbangan.

Jadi akan dibongkar total, akan dibuat dua lantai,” ujar Priyanta, Rabu (10/04/2019).

Rencana Bulan April setelah pelaksanaan pemilu proses rehabilitasi tersebut sudah akan dimulai. Adapun selama proses rehabilitasi ini, pelayanan akan dipindahkan sementara ke Balai Desa Karangrejek yang juga tidak jauh dari puskesmas tersebut. Saat ini, proses pelayanan di Puskesmas Wonosari I masih tetap berjalan seperti biasanya. 

Saat ini sudah persiapan untuk boyongan. Setelah boyongan kan setelah itu kan tinggal penghapusan aset, harus dirobohkan dulu oleh bidang aset, baru bisa dikerjakan oleh pihak ketiga,” lanjut Priyanta.

Pemerintah menargetkan pada Oktober 2019 ini proses rehabilitasi sudah selesai dikerjakan sehingga proses pelayanan bisa berjalan normal kembali. Namun yang dikhawatirkan adalah adanya hal-hal di luar prediksi seperti molornya waktu pelelangan sehingga akan berimbas juga pada waktu penyelesaian pembangunan.

Terlepas dari semua itu, Priyanta yakin dengan adanya rehabilitasi tersebut pelayanan kesehatan di Puskesmas Wonosari I akan lebih baik.

Nanti kan fasilitasnya tentu lebih representatif. Karena bangunan-bangunan lama kan banyak yang belum memiliki fasilitas yang sesuai dengan standar yang sekarang. Misalnya ram untuk lansia dan disabilitas, gedung-gedung lama kan nggak ada,” pungkas Priyanta.