Jualan Pil Sapi, Pemuda Monggol Mendekam di Penjara
Hukum & Kriminal

Jualan Pil Sapi, Pemuda Monggol Mendekam di Penjara

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Majelis hakim Pengadilan Negeri Wonosari akhirnya menjatuhkan hukuman pidana kurungan selama 1 tahun 8 bulan kepada pemuda asal Desa Monggol, Kecamatan Saptosari, Ahmad (23). Ia terbukti telah mengedarkan obat-obatan berbahaya jenis trihexyphenidyl atau akrab disebut pil sapi.

Hukuman ini dijatuhkan kepada Ahmad dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Wonosari pada Selasa (09/04/2019) kemarin. Selain pidana kurungan, ia juga dijatuhi hukuman denda sebesari Rp 20 juta atas kesalahan yang ia lakukan.

Sebelumnya Ahmad dibekuk oleh petugas dari Satresnarkoba Polres Gunungkidul pada Kamis 03 Januari 2019 di Padukuhan Namberan, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan.

Dari proses persidangan yang telah dilakukan, pelaku telah terbukti menjual ratusan butir pil sapi ke beberapa orang yang sebagian besar adalah pemuda.

Selain telah menjual pil sapi ke beberapa orang, polisi juga berhasil menyita pil yang sama sejumlah 582 butir dan uang tunai sejumlah Rp 235 ribu hasil penjualan pil sapi.

Atas tindakannya ini, Ahmad dijerat dengan Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan karena telah dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi secara ilegal dan tidak memenuhi standar dan persyaratan keamanan atau kemanfaatan dan mutu.

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 8 bulan dan denda sejumlah Rp 20 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan,” ujar Hakim Ketua, Aria Veronica ketika membacakan amar putusan.