Putra Asli Gunungkidul yang Duduk di DPRD Provinsi Masih Minim
Politik

Putra Asli Gunungkidul yang Duduk di DPRD Provinsi Masih Minim

Semin,(gunungkidul.sorot.co)--Jalan provinsi di kawasan perbatasan Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sudah beberapa tahun ini rusak cukup parah. Banyak lubang di sepanjang jalan yang mengakibatkan rawan terjadi kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Hal ini mendapat sorotan dari tokoh politik senior Gunungkidul, Marsiono yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Marsiono.

"Sekarang ini kami selalu berjuang untuk perbaikan jalan itu. Dan tahun ini Kecamatan Semin mendapatkan Rp 2,4 miliar dari APBD," ujar pria yang juga mantan Kades Tambakromo, Kecamatan Ponjong itu, Jumat (12/04/2019).

Diutarakan, tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan di tempat tersebut. Menurutnya perbaikan infrastruktur khususnya di daerah perbatasan ini sangat penting, mengingat besarnya potensi lokal yang ada. 

Saat ini masih ada jalan sekitar 4 km yang menghubungkan Desa Tambakromo dan Ponjong yang masih rusak dan belum mendapatkan bantuan. Marsiono mengungkapkan pembangunan di daerah perbatasan tidak akan optimal ketika tidak ada wakil daerah tersebut di kursi legislatif.

"Kalau tidak ada wakilnya dari daerah ini mustahil, karena dia tidak paham permasalahan wilayah itu secara mendalam," lanjutnya.

Sebagai calon anggota legislatif yang asli dari Gunungkidul, ia mengungkapkan saat ini wakil Gunungkidul di DPRD DIY yang asli putra daerah masih sangat minim. Hal ini yang mengakibatkan aspirasi-aspirasi di Gunungkidul sulit untuk diwujudkan.

"Dari 11 wakil kita di Provinsi, idealnya minimal 8 atau 9 merupakan orang asli Gunungkidul," tegas Marsiono yang juga Caleg dari Partai Golkar nomor urut 2 Dapil Gunungkidul itu.

Saat ini pembangunan infrastruktur khususnya jalan raya yang paling tertinggal di Gunungkidul menurut Marsiono adalah di perbatasan dengan Wonogiri dan Sukoharjo. Oleh karena itu, siapapun bupatinya kelak harus bisa merealisasikan jalan lingkar Gunungkidul.