Pemohon Formulir A5 Capai Ribuan, Pemilih Pindah Diminta Lapor PPS
Politik

Pemohon Formulir A5 Capai Ribuan, Pemilih Pindah Diminta Lapor PPS

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Hingga ditutupnya pelayanan formulir A5 atau pindah memilih pada 10 April kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mencatat ada ribuan orang yang masuk sebagai daftar pemilih tambahan (DPTb).

Komisioner Divisi Data dan Perencanaan KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan, permintaan pindah memilih di KPU Gunungkidul masih pada taraf normal. Jumlah pemilih masuk maupun keluar di Gunungkidul hanya berselisih 204 orang.

Angka masuk dan keluar agak imbang di Gunungkidul,” ucap Asih kepada sorot.co, Kamis (11/04/2019).

Berdasarkan data KPU Gunungkidul, DPTb masuk berjumlah 2.565 pemilih, sedangkan DPTb keluar 2.361 pemilih. Permintaan pindah memilih masuk paling banyak berada di Kecamatan Wonosari, sedangkan pemilih keluar terbanyak di Kecamatan Rongkop. 

Menurut Asih, meski jumlah pemilih yang pindah jumlahnya mencapai ribuan, namun KPU tidak akan menambah Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus untuk pemilih tambahan.

TPS tambahan, sepertinya enggak karena masih bisa dicover TPS yang ada,” sambungnya.

Lebih lanjut disampaikan, bagi pemilih yang mengurus formulir A5 lewat sistem diminta untuk menghubungi Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di desa tujuan masing-masing guna mengetahui TPS yang akan digunakan mencoblos. Sebab, kata dia, belum semua pemilih pemohon A5 melaporkan diri kepada PPS tempat tujuan memilih.

Kalau masuk di sistem kan TPS-nya belum ada. Kalau kemudian dia belum lapor, belum tahu TPS-nya, dari sistem ini kan kami turunkan ke PPS kemudian PPS mengatur dia ditempatkan sesuai dengan TPS-nya. Kalau di TPS ini sudah 300 , penuh, ditaruh di TPS yang masih bisa ditempati,” terangnya.